Suara.com - Persija Jakarta harus mengubur mimpi mereka mengawinkan trofi Piala Indonesia dengan Liga 1 2018, serta Piala Presiden 2018 yang sudah mereka dapatkan pada musim lalu setelah dikalahkan PSM Makassar di final leg kedua.
Persija takluk di laga final yang berlangsung dua leg dengan agregat 2-1 oleh PSM Makassar. Hasil itu dipastikan menyusul kekalahan 0-2 di laga tunda leg kedua final di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Selasa (6/8/2019) petang WIB.
Tentu saja ada rasa kecewa yang tergambar dari para penggawa Pasukan Ibu Kota. Salah satunya dirasakan oleh pemain senior, Bambang Pamungkas.
Bepe --sapaan akrab Bambang Pamungkas-- sepanjang karier bermain sepak bola belum pernah mendapatkan trofi Piala Indonesia. Begitupun dengan Persija yang notabene dua kali tembus partai final turnamen ini, namun gagal menjadi juara.
Pada Piala Indonesia tahun 2005 (dulu bernama Copa Indonesia), Persija juga menembus partai final. Namun sayang, tim kesayangan Jakmania itu kalah dari Arema Malang dengan skor 3-4.
Bersama Persija, pemain bernomor punggung 20 ini memang banyak menorehkan prestasi. Dua gelar Liga Indonesia (2001 dan 2018), satu trofi Piala Presiden 2018, dan turnamen di Malaysia Boost Sport Fix Super Cup berhasil ia sumbangkan.
Pemain berusia 39 tahun ini juga punya gelar individu yang mentereng. Pencetak gol terbanyak di liga (1999-2000), serta pemain terbaik di liga (2001) dan Piala Indonesia (2007) pernah ia rasakan.
"Ya betul sekali, Piala Indonesia adalah satu-satunya gelar baik secara tim maupun pribadi yang belum kami raih. Juara liga pernah, pemain terbaik liga pernah, topskor liga pernah, pemain terbaik Piala Indonesia pernah, topskor Piala Indonesia pernah. Hanya juara Piala Indonesia yang belum pernah," kata Bepe dalam jumpa pers usai pertandingan final leg kedua kontra PSM, Selasa (6/8/2019).
"Seadainya jika tadi Persija pernah (dapat gelar Piala Indonesia) menutup luar biasa bagi karier saya. Tapi saya belum tentu pensiun ini sebagai pemain saya tentunya akan berusaha. Tapi ini kami lihat sepak bola bukan olahraga pribadi melainkan kerja sama tim," ia menambahkan.
Baca Juga: Kafe Nobar PSM Makassar Vs Persija Jakarta di Tebet Diserang Pria Misterius
Meski gagal mendapatkan trofi Piala Indonesia, Bepe ingin segera melupakannya. Ia ingin fokus ke Liga 1 karena Persija juga tengah terpuruk.
Selain itu, sang pemain juga memuji kerja keras rekan-rekannya di pertandingan kontra PSM. Walau, hasil yang didapat kurang maksimal.
"Saya mengapresiasi pemain Persija karena tampil luar biasa. Ya, walaupun hasilnya tidak sesuai harapan kami," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Menjadi Kapten, Menjadi Manusia: Pelajaran Hidup dari Memoar 'BEPE20: Pride'
-
Shin Tae-yong Tak Sangka Persija Finis Peringkat 3 Piala Presiden 2026, Kenapa?
-
Persija Kalahkan Arema FC 3-1, Macan Kemayoran Finis Ketiga di Piala Presiden 2026
-
Shin Tae-yong Pusing! Persija Langsung Hadapi Borneo FC dan Persib di Dua Laga Awal Super League
-
Ogah Tebak Skor Jelang 'El Clasico', Pramono: Saya Berdoa dalam Hati Persija Menang Melawan Persib
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung