Suara.com - Baru-baru ini, bintang Juventus, Cristiano Ronaldo, turut angkat bicara terkait fenomena tingginya harga transfer pemain dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, ada beberapa kesepakatan transfer yang dinilai sangat berlebihan.
Bisa dibayangkan, harga pemain zaman sekarang bisa mencapai angka 100 juta euro lebih. Padahal, pemain tersebut terbilang masih sangat muda dan beberapa di antaranya belum menunjukkan kapasitas sebagai pemain yang pantas dihargai setinggi langit.
''Sulit untuk membuat kalkulasi di sepakbola modern. Banyak klub yang berani mengambil risiko pada pemain potensial, dan memang industri sepakbola sekarang itu berbeda,'' ungkap Ronaldo, seperti dilansir dari Marca.
Saat ini, rekor pemain termahal masih dipegang Neymar saat dibeli Paris Saint-Germain dari Barcelona. Bintang asal Brasil itu ditebus dengan mahar mencapai 222 juta euro pada 2017.
Dan pada bursa transfer musim panas ini, transfer gila-gilaan itu kembali terjadi. Ada tiga nama yang cukup menggemparkan dunia dengan harganya yang mencapai angka 100 juta euro lebih, yakni Eden Hazard, Antoine Griezmann, dan Joao Felix.
Selain itu, ada juga nama Harry Maguire. Pemain yang berposisi sebagai bek tengah itu memecahkan rekor transfer sebagai pemain belakang termahal di dunia saat dibeli Manchester United dari Leicester City dengan harga sebesar 87 juta euro.
''Mengesampingkan Joao Felix, pemain manapun bisa dibayar 100 juta euro, meski tanpa menunjukkan apapun. Ada lebih banyak uang dalam sepakbola. Bek tengah dan kiper bisa dihargai 70 atau 80 juta euro,'' ujar Ronaldo.
''Saya tidak sepakat (dengan harga transfer sekarang), tapi inilah dunia yang kita tinggali sekarang dan Anda harus menghormatinya,'' tandas pemain yang mengoleksi lima gelar Ballon d'Or itu.
Lebih lanjut, menanggapi kicauan Ronaldo bisa dibilang wajar-wajar saja. Sebab, di masa keemasannya, ia sempat didapuk sebagai pemain termahal juga saat dibeli Real Madrid dari Manchester United seharga 94 juta euro pada 2009.
Baca Juga: 2018 Jadi Tahun Tersulit buat Cristiano Ronaldo
Namun, bedanya pemain berlabel termahal saat itu memang sudah menunjukkan kapasitasnya sebagai pesepak bola hebat. Seperti diketahui, sebelum dibeli Real Madrid, Ronaldo telah menjadi tulang punggung The Red Devils dalam meraih beberapa gelar, di antaranya Liga Champions dan titel juara Liga Primer Inggris.
Berita Terkait
-
Ambisius! Jonathan David Mau Geser Popularitas Hoki Es Kanada di Momentum Piala Dunia 2026
-
Juventus Tundukkan Lecce 1-0 Berkat Aksi Dusan Vlahovic yang Amankan Posisi 3 Besar Liga Italia
-
Real Madrid Buka Investigasi Resmi Buntut Keributan Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni
-
Real Madrid Hancur dari Dalam! Los Blancos Bakal Hukum Berat Valverde dan Tchouameni?
-
Klarifikasi Federico Valverde Usai Dilaporkan Ribut dengan Aurelien Tchouameni
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Link Live Streaming Persija vs Persib: El Clasico Penentu Arah Juara Super League
-
Ambisius! Jonathan David Mau Geser Popularitas Hoki Es Kanada di Momentum Piala Dunia 2026
-
Kurniawan Dwi Yulianto Yakin Jepang Punya Celah, Timnas Indonesia U-17 Tak Mau Menyerah
-
Timnas Indonesia U-17 Terjepit di Grup B Piala Asia 2026, Ini Skenario Lolos ke Perempat Final
-
Bongkar Masterplan John Herdman untuk Piala Asia 2027: Padukan Bintang Lokal dan Diaspora Eropa!
-
Johan Manzambi Yakin Timnas Swiss Jadi Kuda Hitam Piala Dunia 2026, Meski Sama Sekali Tak Dijagokan
-
Nils Liedholm: Gelandang Elegan nan Garang, Pahlawan Swedia di Piala Dunia 1958
-
4 Bintang Muda Asia Siap Guncang Piala Dunia 2026, Nestory Irankunda Hingga Ibrahim Sabra
-
Respons Pelatih Thailand Usai Masuk Grup Neraka Bareng Timnas Indonesia di Piala Asia 2027
-
Taktik Psikologis John Herdman Siap Sulap Timnas Indonesia Jadi 'Kuda Hitam' Piala Asia 2027