Suara.com - Pelatih kepala Persib Bandung, Robert Alberts mengaku bingung dengan keputusan Komisi Disiplin alias Komdis PSSI yang memberikan hukuman tambahan kepada gelandang andalannya, Hariono.
Komdis PSSI menggelar sidang pada Selasa (20/8/2019) lalu, dan pada hari ini, diumumkan jika Hariono dijatuhi larangan bermain sebanyak satu pertandingan.
Itu usai gelandang Persib berusia 33 tahun itu dianggap melakukan tindakan tak sportif kepada penyerang Borneo FC, Matias Conti saat kedua kesebelasan bentrok dalam lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Rabu (14/8/2019) lalu.
"Ini sangat membingungkan," ucap Robert mengomentari hukuman yang diterima Hariono, usai melatih skuat Persib di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Kamis (22/8/2019).
Robert merasa bingung karena PSSI harus menghukum Hariono dua kali. Padahal, akibat pelanggaran Hariono di laga kontra Borneo itu, Persib sudah dihukum dengan tendangan penalti dan sang pemain juga mendapat kartu kuning.
"Itu membingungkan bagi semua yang terlibat di sepakbola. Mendapat hukuman tambahan padahal kami juga sudah dihukum dengan mendapat penalti," ketus pelatih berusia 64 tahun asal Belanda itu.
Hariono sendiri dipastikan takkan main di laga pekan ke-16 Liga 1 2019, saat Persib melawat ke markas Perseru Badak Lampung FC, Minggu (25/8/2019) nanti.
Robert meyakini tidak akan mudah bagi Persib untuk membawa kemenangan dari kandang Badak Lampung. Pasalnya, kata dia, sangat banyak pemain Persib yang bakal absen dalam laga nanti.
"Seperti saya katakan sebelumnya, ini tidak akan mudah karena Frets (Butuan) dipanggil untuk turnamen di kesatuan (TNI), Febri (Hariyadi) ke tim nasional (Indonesia), (Gian) Zola ada kesibukan dengan kepolisian dan juga Ezechiel (N'Douassel) terkena hukuman. Lalu ditambah sekarang Hariono menerima skorsing juga," keluh Robert.
Baca Juga: Persib Tandang ke Lampung, Robert Alberts Bawa 18 Pemain
Robert pun mengaku akan melakukan perubahan signifikan terkait susunan pemain yang akan ia turunkan dalam pertandingan nanti.
Skuat Maung Bandung --julukan Persib-- sendiri akan berangkat ke Lampung pada Jumat (23/8/2019) besok. Ada 18 pemain yang diboyong Robert dalam lawatan ke markas Badak Lampung.
"Kami harus keluar dari situasi sulit dengan memobilisasi tim ini dan kami harus memastikan tim ini lebih tangguh lagi. Ini tidak akan mudah, tapi kami harus melakukan itu," tukas Robert.
Persib saat ini masih tertahan di peringkat ke-11 klasemen sementara Liga 1 2019 dengan raihan 15 poin dari 15 laga yang telah dilalui.
Hariono dan kolega sendiri sudah gagal merasakan indahnya kemenangan dalam enam laga terakhir mereka. Maung Bandung tercatat kalah empat kali dan imbang dua kali dalam enam laga pamungkas mereka.
Kontributor : Aminuddin
Berita Terkait
-
Eliano Reijnders Tak Mau Santai Usai Bela Timnas Indonesia, Bali United Jadi Sasaran Berikutnya
-
Masih Layakkah Thom Haye Dijuluki The Profesor? Bung Towel Kasih Pernyataan Kontroversial
-
Sandy Walsh Tiba di TC Persib dengan Cedera, Begini Kondisi Terbarunya
-
AFC Tolak Banding Persib, Maung Bandung Tampil Tanpa Bobotoh Hadapi Manila Digger
-
Tak Ambil Pusing Bali United Ditekuk Sabah FC, Johnny Jansen Fokus Lawan Persib
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN
-
Tarif Rp5 Ribu Dikritik Warga, Sekda Janji Evaluasi Parkir Alun-Alun Tegar Beriman
-
Promo Anniversary Bukan Cuma Diskon, Ada Treasure Hunt dan Mini Games
-
URI Bukan Solusi! Pengangguran Terdidik Terjadi karena Sarjana Tak Punya Skill
-
Sekolah Ramah Anak Tak Selalu Dimulai dari Hal Besar, Dua Inovasi Siswa Ini Buktinya
-
KPK Ungkap Dugaan Permintaan Opini WTP oleh Bupati PALI, Ada Nama Anggota BPK RI
-
Kapal Tanzania MV Ocean Porter Tertangkap di Riau, Angkut 2,6 Ton Sabu Cair dan Rokok China
-
Kapolri Terjun Langsung ke Lokasi Gempa NTT, Boni Hargens Sebut Polri Garda Terdepan Kemanusiaan
-
BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli
-
Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?