Suara.com - Manajemen timnas Indonesia dipastikan tidak akan melepas Ruben Sanadi ke Persebaya untuk menghadapi Bhayangkata FC pada pertandingan lanjutan Liga 1 2019 yang akan digelar di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (31/8/2019).
"Ruben memang tidak kami lepas. Dutra yang kami kembalikan," kata asisten pelatih timnas Indonesia, Yeyen Tumena usai memimpin latihan di Stadion Madya Senayan, Jakarta, Jumat (30/8/2019).
Persebaya sebelumnya menyumbang empat pemain ke timnas yang disiapkan untuk kualifikasi Piala Dunia 2022 yaitu Ruben Sanadi, Irfan Jaya, Hansamu Yama Pratama dan Otavio Dutra.
Menurut Yeyen, dipilihnya Dutra yang dikembalikan ke Persebaya karena proses naturalisasinya belum tuntas. Dengan demikian pihaknya memberikan kesempatan kepada pemain asal Brasil itu memperkuat Bajul Ijo akhir pekan ini.
Saat ditanya apa akan memanggil pemain lagi untuk menggantikan Dutra, mantan pemain nasional itu menegaskan jika pihaknya belum ada rencana untuk menambah pemain karena jumlah pemain belakang dinilai masih mencukupi.
"Ada lima pemain belakang. Apalagi Iqbonefo juga sudah ada. Selain itu ada Manahati, Ricky Fadjrin, Ruben Sanadi dan Yustinus Pae. Jadi tidak ada masalah," sambung lelaki yang saat ini menjabat caretaker Bhayangkara FC.
Ruben Sanadi merupakan satu dari tiga pemain timnas yang baru saja bergabung dalam pelatnas bersama dengan Andik Vermansah dan Stefano Lilipaly. Sebelumnya tiga pemain ini masih membela timnya di kompetisi Liga 1.
"Saat ini 23 pemain sudah berkumpul. Jadi latihan sudah mulai fokus sebelumnya kami berlatih di Stadion Pakansari," kata Yeyen menambahkan seperti dimuat Antara.
Pada latihan pertama di Stadion Madya Senayan, Evan Dimas dan kawan-kawan digembleng latihan selama dua jam. Hal ini dilakukan karena latihan hanya dilakukan satu kali dan pada Sabtu (31/8/2019) semua pemain akan diliburkan.
Baca Juga: Otavio Dutra Dipulangkan dari Timnas, Persebaya Protes Keras ke PSSI
Berita Terkait
-
Daftar Top Skor Piala AFF 2026: Posisi Mitchell Baker Terancam Digeser Pemain Naturalisasi Malaysia
-
Jelang Hadapi Timnas Indonesia, Pelatih Vietnam Putar Otak Matikan Pergerakan Mitchell Baker
-
Doa Shin Tae-yong untuk Timnas Indonesia Jelang Hadapi Timor Leste di Piala AFF 2026
-
Menerka Siasat Licik Vietnam Hentikan Mitchell Baker: Tekel Brutal atau Sikutan?
-
Digilas 5-1 Pelatih Kamboja Malah Sebut Singapura Lebih Kuat dari Timnas Indonesia
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga