Suara.com - Pelatih kepala Persib Bandung Robert Rene Alberts mengaku tidak puas dengan penampilan perdana pemain depan Persib, Kevin Van Kippersluis dalam laga terakhir putaran pertama Liga 1 yang berlangsung di stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jumat (30/8/2019).
"Kevin masih butuh satu laga lagi untuk menunjukkan kemampuannya karena setiap orang butuh waktu beradaptasi dan beraklimatisasi. Saya menaruh harapan pada Kevin," kata Robert Rene Alberts setelah pertandingan usai.
Menurutnya, Kippersluis masih harus beradaptasi dengan kerasnya sepak bola Indonesia. Selain itu, pemain asal Belanda itupun masih harus beradaptasi dengan iklim cuaca di Indonesia. Ya, tentu cuaca di Indonesia lebih panas dibandingkan dengan Belanda dan hal itu akan menguras cukup banyak energi bagi Kippersluis.
Kippersluis memang tampak agak kedodoran saat dipasang sebagai penyerang mendampingi Ezechiel N'Douassel di lini depan Persib. Kippersluis bermain tidak begitu ngotot dalam pertandingan itu.
Selain itu, pemilik nomor punggung 20 ini juga gagal mencetak gol saat mendapatkan peluang emas pada pertengahan babak pertama. Robert Rene Alberts menyoroti kegagalan Kippersluis untuk mencetak gol dari peluang emas yang dimilikinya.
Meski begitu, ia memaklumi kondisi Kippersluis yang baru saja bergabung dengan Maung Bandung, kurang dari sebulan. Dia berharap Kippersluis bisa cepat adaptasi dengan gaya sepak bola Indonesia.
"Namun, ini pertandingan yang bagus bagi Kevin meski saya berharap dia bisa menunjukkan kemampuan lebih dan dia seharusnya bisa mencetak gol. Jadi saya harap dia belajar dari laga tadi dan ke depan dia bisa mencetak gol," tukasnya.
Persib menang tipis 1-0 atas Sleman dalam pertandingan itu. Gol Persib dicetak oleh Erwin Ramdhani pada menit 89. Kemenangan itu membawa Persib naik ke peringkat 10 klasemen sementara Liga 1 dengan torehan 19 poin.
Kontributor : Aminuddin
Baca Juga: 6 Temuan Keren Mahasiswa Kita: Reli Mobil Listrik sampai Helm Sawit
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi