Suara.com - Bek Manchester United, Harry Maguire merasa kecewa terhadap hasil imbang saat bertandang ke markas Southampton pada lanjutan Liga Primer Inggris 2020. Dia mengaku timnya harus lebih arogan saat bermain di lapangan serta menunjukkan kepercayaan diri lebih saat menguasai bola.
Harapan Manchester United untuk mencuri tiga poin sempurna di St Mary's Stadium kembali pupus. Alih-alih memenangkan laga menghadapi klub papan tengah, Setan Merah ditahan imbang dengan skor 1-1 tim tuan rumah. Hasil itu dinilai menambah panjang kegagalan Ole Gunnar Solskjaer di awal musim 2019/20.
Kecewa belum mendapat hasil sesuai harapan, bek termahal di dunia milik Man. United, Harry Maguire buka suara. Menurutnya, Setan Merah memiliki kesempatan untuk menang saat menghadapi klub asuhan Ralph Hasenhüttl.
"Itu adalah pertandingan lain yang bisa kami menangkan. Kita membuat banyak kesempatan dan kita kehilangan dua poin," ungkap Maguire dikutip dari Sportskeeda, Selasa (3/9/2019).
"Kami bermain menyerang tetapi saya salah (tidak menang), kita masih bisa banyak berimprovisasi terutama saat membawa bola."
"Kami bermain dengan bola-bola jauh, terutama saat akhir babak pertama dan babak kedua. Kita butuh berimprovisasi dengan menunjukkan permainan yang arogan (bermain umpan pendek) ketika membawa bola dan membuat nyaman. Kita adalah Manchester United dan kita bisa menguasai pertandingan" jelasnya.
Maguire masih meyakini jika klub barunya bisa bangkit dalam keterpurukan di musim lalu. Sehingga musim ini menjadi kesempatan Solskjaer dan kolega mengembalikan kejayaan seperti dulu.
Terpisah, Setan Merah harus puas duduk di peringkat delapan. Empat kali berlaga di Liga Primer Inggris 2019/20, Marcus Rashford dan kawan-kawan baru mengemas lima poin.
Baca Juga: Manchester United Batal Menang, Maguire: Kami Terlalu Mudah Memberikan Bola
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Bawa Norwegia ke 32 Besar, HaalandSamai Catatan Messi dan Mbappe di Piala Dunia 2026
-
3 Fakta Menarik Jelang Kolombia vs Kongo di Piala Dunia 2026, Strategi Bertahan ke Fase Gugup
-
Bersih-bersih Usai Juara! Persib Bandung Depak Striker Spanyol
-
Prediksi Skor Panama vs Kroasia: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
4 Fakta Menarik Jelang Portugal vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026, Ronaldo dalam Tekanan Mental
-
Daftar Rekor Lionel Messi di Piala Dunia Hingga 2026, Jarang Diketahui Publik
-
Harry Kane Diambang Pecahkan Rekor David Beckham Jelang Inggris vs Ghana
-
Piala Dunia 2026 Dibanjiri Gol Bunuh Diri, Rekor 2018 Terancam Pecah
-
Persija Jakarta Dikaitkan dengan Gelandang Jepang dan Eks Kiper Persib
-
Pelatih Portugal Belum Mau Cadangkan Ronaldo saat Lawan Uzbekistan: Dia Mau Berkontribusi