Suara.com - Memenangi banyak trofi jadi alasan Alexis Sanchez gabung Inter Milan di bursa transfer musim panas 2019 ini. Hal ini diakui penyerang berusia 30 tahun tersebut dalam wawancara dengan Inter TV, Selasa (3/9/2019).
Seperti diketahui, Sanchez baru-baru ini meninggalkan Manchester United dengan status pinjaman. Bintang Timnas Chile itu akan memperkuat panji Inter Milan di musim 2019/2020 ini.
Meski demikian, kubu Il Biscione --julukan Inter-- diketahui tidak memiliki opsi untuk mempermanenkan status Sanchez pada bursa transfer musim panas 2020 mendatang.
Well, setelah tampil melempem dalam satu setengah musim terakhir bersama Man United, di mana ia hanya mengemas lima gol di semua kompetisi, banyak pihak menganggap jika Sanchez sudah habis.
Meski demikian, eks penyerang Arsenal dan Barcelona itu rupanya masih memiliki ambisi besar untuk bangkit. Ia ingin menemukan kembali form terbaiknya bersama Inter.
Sanchez bahkan menyatakan jika memenangi banyak trofi menjadi alasannya bergabung dengan Inter Milan.
"Semua itu omong kosong, yang menyebutkan jika saya tak lagi memiliki motivasi. Saya masih memiliki ambisi, motivasi dan kecintaan yang sama pada olahraga ini. Saya mencintai sepakbola dan saya ingin gembira," buka Sanchez kepada Inter TV.
"Saya bahagia berada di sini dan ada banyak pemain bagis di sini. Ini skuat yang bagus. Saya ke sini jelas untuk memenangi banyak trofi, untuk bertarung memperebutkan trofi. Itu jadi alasan saya gabung Inter, salah satu klub besar di Eropa," celoteh pemain yang juga pernah memperkuat Udinese di Serie A itu.
"Saya berharap bisa bermain baik dan memenangi trofi di sini. Sekali lagi saya bilang, itu jadi target saya. Saya masih lapar! Kita harus fight untuk titel. Kuncinya adalah kebersamaan dalam tim. Jika kita bersatu, maka kita bisa memenangi banyak trofi," sesumbarnya.
Baca Juga: Pindah ke Inter Milan, Alexis Sanchez Akui Tak Menyesal Pernah di MU
Sanchez sendiri sudah dikonfirmasi akan memakai nomor keramat 7 di Inter Milan pada musim ini.
Nomor 7 sempat diberikan kepada Mauro Icardi belum lama ini, namun penyerang Argentina itu akhirnya dilepas Inter ke Paris Saint-Germain pada penutupan bursa transfer musim panas, Selasa (3/9/2019) pagi WIB, dan nomor tersebut pun kini jadi milik Sanchez.
Berita Terkait
-
Bruno Fernandes Banjir Kritik Usai Manchester United Dipermalukan Hull City
-
Inter Milan Kunci Lautaro Martinez, Barcelona Harus Gigit Jari
-
Berharap Seri, Hull City Justru Bikin MU Kalah dan Putus Rekor 52 Tahun
-
Gavi Bikin Manchester United Gigit Jari, Red Devils Coba Rayu Carlos Baleba
-
Buka Pintu untuk Mees Hilgers, Eks Pelatih Manchester United: Tunjukkan Pesonamu
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan
-
3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna
-
Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain
-
Penyekatan Demonstrasi dan Nyawa Warga: Pejompongan Jangan Jadi 'Zona Berbahaya'
-
Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi