Suara.com - Pemain tim nasional Indonesia periode 2001-2010 Budi Sudarsono menilai tindakan suporter timnas Indonesia terhadap kapten sekaligus penjaga gawang tim Andritany Ardhiyasa pada pertandingan kontra Thailand, Selasa (10/9/2019), berlebihan.
"Mengkritik atau dikritik itu wajar. Akan tetapi, cara penyampaiannya harus tepat. Bagaimana pun para pemain sudah berjuang untuk tim nasional," ujar Budi kepada Antara ketika dihubungi dari Jakarta, Rabu (11/9/2019).
Andritany Ardhiyasa disoraki pendukung tim nasional Indonesia setiap kali menguasai bola dalam laga Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia kontra Thailand setelah dia melakukan pelanggaran terhadap gelandang tim Gajah Perang Supachok Sarachat yang berujung gol oleh nama terakhir via titik penalti.
Menurut Budi, seharusnya suporter menahan diri untuk tidak melakukan hal seperti itu karena dapat menggoyahkan mental pemain.
Dia pun berharap Andritany kuat dan dapat bangkit serta berjuang untuk laga-laga selanjutnya.
"Tidak usah ambil pusing dengan kritik karena itu wajar. Yang penting bagaimana kita menunjukkan kerja keras di lapangan," kata Budi.
Terkait performa di laga versus Thailand, Andritany mendapatkan pembelaan dari Kurnia Sandy, penjaga gawang langganan timnas Indonesia di era 1990-an.
Menurut Kurnia, seorang penjaga gawang memang dituntut untuk bereaksi dengan cepat di atas lapangan. Saat menjatuhkan pemain Thailand di kotak terlarang, Andritany dianggapnya melakukan apa yang dinilainya tepat.
"Akan tetapi, keputusan yang kita nilai tepat di lapangan, belum tentu benar di luar lapangan. Saya selalu mendukung Andritany. Saya yakin dia ingin melakukan yang terbaik untuk timnas Indonesia. Semoga dia selalu percaya diri di laga-laga berikutnya," kata lelaki yang kini berusia 44 tahun.
Baca Juga: Andritany Dicemooh Suporter, Pelatih Timnas Indonesia: Itu Tidak Pantas!
Tim nasional Indonesia ditaklukkan Thailand dengan skor 0-3 dalam lanjutan laga Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia, Selasa (10/9/2019) malam, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Dua dari tiga gol Thailand dicetak oleh Supahok Sarachat (56', 72') dan lainnya dibuat Theerathon Bunmathan (64') melalui titik penalti.
Hasil dari laga tersebut membuat Indonesia masih menduduki peringkat terbawah atau kelima klasemen sementara Grup G dengan nol poin dari dua laga. Sebelumnya, pada Kamis (5/9/2019), Indonesia ditaklukkan Malaysia 2-3 juga di SUGBK.
Thailand sendiri naik ke puncak klasemen dengan empat poin dari dua laga. UAE berada di posisi kedua dengan tiga poin setelah mengalahkan tuan rumah Malaysia, yang saat ini bertengger di peringkat ketiga klasemen, dengan skor 2-1 di Kuala Lumpur, Selasa (10/9/2019).
Sedangkan Vietnam, yang baru menjalani satu laga, menduduki posisi kempat dengan perolehan satu poin.
Berita Terkait
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Gunakan Format Kompetisi, Indonesia Bakal Bertemu Bulgaria di FIFA Series?
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Dipanggil Timnas Indonesia U-20, Tiga Pemain Muda Persib Bandung Siap Kerja Keras
-
Jay Idzes Bongkar Fanatisme Suporter Timnas Indonesia, Jadi Energi Tambahan
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
3 Laga 8 Hari! Dewa United Dihajar Jadwal Neraka, PSSI Beri 'Bantuan' Jelang Duel Asia
-
Pelatih Almeria Ingin Rekrut Cristiano Ronaldo
-
Jelang Duel Papan Atas BRI Super League, Persija Jakarta Punya Keyakinan Lebih Libas Borneo FC
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Tertantang Gabung Tim Super League Terancam Degradasi
-
Aman di Tengah Perang AS-Iran, Dewa United Tetap Bisa Tampil di AFC Challange League
-
Dipanggil Timnas Indonesia U-20, Tiga Pemain Muda Persib Bandung Siap Kerja Keras