Bola / Bola Indonesia
Senin, 01 Juni 2026 | 13:19 WIB
Rayhan Hannan (Suara.com)
Baca 10 detik
  • Rayhan Hannan dipanggil mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia untuk persiapan Piala AFF 2026.

  • Pelatih John Herdman memuji intensitas bermain alami dan kreativitas tinggi yang dimiliki gelandang Persija.

  • Karakter menyerang sekaligus agresif merebut bola menjadikan Hannan aset langka di sepak bola nasional.

Suara.com - Rayhan Hannan menjadi salah satu pemain yang sukses mencuri perhatian pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. Penampilan konsisten bersama Persija Jakarta membuat gelandang muda berusia 22 tahun itu mendapat kesempatan mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia sebagai bagian dari persiapan menuju Piala AFF 2026.

Ketertarikan Herdman terhadap Hannan sebenarnya bukan hal baru. Pelatih asal Inggris tersebut sudah beberapa kali memantau perkembangan sang pemain dan menilai Hannan memiliki karakter yang sesuai dengan filosofi permainan yang ingin diterapkannya di Timnas Indonesia.

Menurut Herdman, salah satu keunggulan terbesar Hannan adalah intensitas bermain yang selalu tinggi sepanjang pertandingan. Karakter itu dianggap sangat penting dalam identitas permainan skuad Garuda yang tengah dibangunnya.

Pemain Timnas Indonesia U-23 Muhammad Rayhan Hannan berebut bola dengan pemain Thailand U-23 saat pertandingan semifinal Piala AFF U-23 2025 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Jumat (25/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

"Rayhan Hannan adalah pemain muda yang bagus. Saya senang melihat intensitas permainannya," ungkap John Herdman kepada awak media.

"Satu hal yang saya tanamkan dalam identitas taktik Timnas Indonesia ialah intensitas, dan saya rasa Hannan melakukannya secara alami. Dia memiliki keinginan untuk merebut bola tanpa harus pelatih suruh," tambahnya.

Tak hanya soal kerja keras dan agresivitas saat bertahan, Herdman juga menyoroti kreativitas Hannan ketika menguasai bola. Pemain Persija itu dinilai mampu memberikan solusi di lini serang sekaligus menjadi pembeda dalam situasi sulit.

Makna Selebrasi 'Kaca Mata' Rayhan Hannan, Ada Pengaruh Wonderkid Barcelona. [Dok. Persija]

"Saya juga menikmati kemampuan kreativitasnya di lapangan, terutama untuk Persija Jakarta," kata Herdman.

Pelatih berusia 50 tahun tersebut menilai performa Hannan menjelang akhir musim menunjukkan perkembangan yang signifikan. 

Selain mampu mencetak gol, ia juga dinilai piawai membongkar pertahanan lawan dan memiliki mentalitas kuat saat kehilangan penguasaan bola.

Baca Juga: Mathew Baker Berpotensi Jadi Debutan Termuda Timnas Indonesia Jika Main di FIFA Matchday

"Bisa dilihat dalam lima laga terakhir musim ini dia menunjukkan bahwa dirinya bisa mencetak gol, memecah garis pertahanan, dan ketika kehilangan bola dia bertekad untuk merebut bola itu kembali," tuturnya.

Herdman bahkan menyebut karakter seperti itu masih cukup jarang ditemukan pada pemain-pemain berposisi menyerang di Indonesia. 

Karena itulah Hannan dianggap memiliki nilai lebih dibanding banyak pemain lain seusianya.

" Akan tetapi, Rayhan Hannan menikmati hal tersebut," pungkasnya.

Load More