-
Rayhan Hannan dipanggil mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia untuk persiapan Piala AFF 2026.
-
Pelatih John Herdman memuji intensitas bermain alami dan kreativitas tinggi yang dimiliki gelandang Persija.
-
Karakter menyerang sekaligus agresif merebut bola menjadikan Hannan aset langka di sepak bola nasional.
Suara.com - Rayhan Hannan menjadi salah satu pemain yang sukses mencuri perhatian pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. Penampilan konsisten bersama Persija Jakarta membuat gelandang muda berusia 22 tahun itu mendapat kesempatan mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia sebagai bagian dari persiapan menuju Piala AFF 2026.
Ketertarikan Herdman terhadap Hannan sebenarnya bukan hal baru. Pelatih asal Inggris tersebut sudah beberapa kali memantau perkembangan sang pemain dan menilai Hannan memiliki karakter yang sesuai dengan filosofi permainan yang ingin diterapkannya di Timnas Indonesia.
Menurut Herdman, salah satu keunggulan terbesar Hannan adalah intensitas bermain yang selalu tinggi sepanjang pertandingan. Karakter itu dianggap sangat penting dalam identitas permainan skuad Garuda yang tengah dibangunnya.
"Rayhan Hannan adalah pemain muda yang bagus. Saya senang melihat intensitas permainannya," ungkap John Herdman kepada awak media.
"Satu hal yang saya tanamkan dalam identitas taktik Timnas Indonesia ialah intensitas, dan saya rasa Hannan melakukannya secara alami. Dia memiliki keinginan untuk merebut bola tanpa harus pelatih suruh," tambahnya.
Tak hanya soal kerja keras dan agresivitas saat bertahan, Herdman juga menyoroti kreativitas Hannan ketika menguasai bola. Pemain Persija itu dinilai mampu memberikan solusi di lini serang sekaligus menjadi pembeda dalam situasi sulit.
"Saya juga menikmati kemampuan kreativitasnya di lapangan, terutama untuk Persija Jakarta," kata Herdman.
Pelatih berusia 50 tahun tersebut menilai performa Hannan menjelang akhir musim menunjukkan perkembangan yang signifikan.
Selain mampu mencetak gol, ia juga dinilai piawai membongkar pertahanan lawan dan memiliki mentalitas kuat saat kehilangan penguasaan bola.
Baca Juga: Mathew Baker Berpotensi Jadi Debutan Termuda Timnas Indonesia Jika Main di FIFA Matchday
"Bisa dilihat dalam lima laga terakhir musim ini dia menunjukkan bahwa dirinya bisa mencetak gol, memecah garis pertahanan, dan ketika kehilangan bola dia bertekad untuk merebut bola itu kembali," tuturnya.
Herdman bahkan menyebut karakter seperti itu masih cukup jarang ditemukan pada pemain-pemain berposisi menyerang di Indonesia.
Karena itulah Hannan dianggap memiliki nilai lebih dibanding banyak pemain lain seusianya.
" Akan tetapi, Rayhan Hannan menikmati hal tersebut," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
Terkini
-
Fakta-fakta Laga Pertama Timnas Indonesia di Piala AFF U-19 2026, Sekuat Apa Myanmar?
-
Respon Berkelas Joey Pelupessy Usai Bawa SK Lommel Naik Kasta: Ingin Promosi? Beli Saya!
-
PSG Samai Rekor Legendaris Barcelona, Cetak 45 Gol dalam Semusim Liga Champions
-
Marquinhos Bocorkan Obrolannya dengan Gabriel Usai Gagal Penalti di Final Liga Champions
-
John Herdman Serius Bidik Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Bakal TC 20 Hari di Bali
-
Gagal Rekrut Alisson Becker, Juventus Alihkan Target ke Eks Kiper Manchester United
-
Kevin De Bruyne Blak-blakan Kecewa dengan Antonio Conte
-
Al-Ittihad Ikut Bersaing Dapatkan Ibrahima Konate
-
Mathew Baker Berpotensi Jadi Debutan Termuda Timnas Indonesia Jika Main di FIFA Matchday
-
Daisuke Sato Buka Suara! Bongkar Kronologi Lengkap Kasus yang Bikin Persib Disanksi FIFA