Suara.com - Kini tak lagi jadi pilihan utama di lini tengah Manchester United, Nemanja Matic pun tak ragu melontarkan rasa frustrasinya.
Di musim 2019/2020 ini, Matic praktis memang kehilangan posisinya di starting eleven Man United.
Di sektor tengah, gelandang jangkar berusia 31 tahun itu kalah bersaing dengan gelandang-gelandang sentral Man United yang berusia lebih muda, dan tentunya lebih enerjik.
Di awal musim Liga Inggris 2019/2020, manajer Man United, Ole Gunnar Solskjaer praktis lebih memilih nama-nama macam Paul Pogba, Scott McTominay, hingga Andreas Pereira untuk menjadi opsi utama di lini vital tim.
Lima pekan Liga Inggris telah berjalan, Matic sendiri tercatat baru sekali tampil sebagai starter untuk Man United, yakni pada laga pekan kelima saat Man United menundukkan Leicester City 1-0 di Old Trafford, Sabtu (14/9/2019).
Parahnya, meski dalam kondisi fit, pada laga tersebut Matic cuma dimainkan selama 67 menit oleh Solskjaer, sebelum gelandang internasional Serbia itu akhirnya ditarik keluar untuk digantikan Fred Rodrigues.
Perannya sebagai salah satu gelandang utama The Red Devils --julukan Man United-- mulai dikebiri oleh Solskjaer, Matic pun tak bisa menyembunyikan kekecewaannya.
"Tentu saja ini sangat membuat frustrasi, sangat mengecewakan. Saya masih prima. Saya ingin bermain, saya ingin selalu memberi yang terbaik untuk tim," papar Matic, sebagaimana dimuat Tribal Football.
"Pelatih (Solskjaer) adalah sosok yang menentukan siapa-siapa yang bermain. Dan ketika Anda tak bermain, tentu saja Anda kecewa," sambung eks penggawa Chelsea yang didatangkan Man United pada musim panas 2017 tersebut.
Baca Juga: Man United Kembali ke Jalur Kemenangan, Ole Puji Habis Performa McTominay
"Namun, saya akan selalu berusaha untuk mengubah pemikiran pelatih dan membuatnya memilih saya untuk bermain. Sebuah musim itu sangatlah panjang, jadi saya akan tetap fight!" tegasnya.
"Melawan Leicester, seperti Anda lihat, saya bermain dan kami memenangi pertandingan. Saya tetap bahagia, kita lihat saja ke depannya, apa yang akan pelatih tentukan," tandas Matic.
Berita Terkait
-
Diincar Manchester United, Conor Gallagher Pilih Berlabuh ke Tottenham Hotspur
-
Patah Hati, Solskjaer Kecewa Tak Dipilih Lagi oleh Manchester United
-
Senyum Semringah Pemain Manchester United Saat Carrick Pimpin Latihan Perdana
-
Hasil Chelsea vs Arsenal: Meriam London Menang Tipis 3-2 di Semifinal Piala Liga Inggris
-
Prediksi Semifinal Piala Liga Inggris Chelsea vs Arsenal: Rekor Buruk The Blues di Kandang Sendiri
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- Bukan Sekadar Wacana, Bupati Bogor Siapkan Anggaran Pembebasan Jalur Khusus Tambang Tahun Ini
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
Media Vietnam Soroti 3 Pemain Keturunan yang Bisa Jadi Amunisi Baru Timnas Indonesia
-
Disebut akan Lawan Timnas Indonesia, Berapa Ranking FIFA Bulgaria?
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Pemain Muda Lokal di Balik Keganasan Malut United Musim ini, Timnas Indonesia Wajib Coba?
-
Kabar Teranyar Kontrak Mees Hilgers Bersama FC Twente, Bagaimana Nasibnya?
-
Diincar Manchester United, Conor Gallagher Pilih Berlabuh ke Tottenham Hotspur
-
Perkenalan John Herdman Dikomentari Media Vietnam, Bahas Soal Proses
-
Prestasi Peter White Sebagai Pelatih Inggris Tersukses di Timnas Indonesia, John Herdman Gentar?
-
Alasan Fajar Fathur Rahman Tinggalkan Borneo FC demi Gabung Persija Jakarta
-
Real Madrid Masih Mending, Ini Cerita Chelsea Dipermalukan Tim Gurem di Rumah Sendiri