Suara.com - Paris Saint Germain harus menanggung malu usai dikandaskan Stade Reims pada lanjutan Ligue 1 2019/20 di Stadion Parc des Princes, Kamis (26/9/2019) dini hari WIB. Les Parisiens keok dengan dua gol tanpa balas dari tamunya.
Pelatih PSG, Thomas Tuchel mengungkapkan jika timnya tak terlihat bermain cepat seperti biasanya.
Selain itu, kekalahan memalukan itu memunculkan berbagai fakta menarik untuk diketahui. Berikut tiga fakta usai PSG dibuat keok skuat asuhan David Guion.
1. PSG gagal mempertahankan tren positif berlaga di markas besarnya. Sebab tiga pertandingan kandang menghadapi, Nimes, Toulouse dan Starsbourg selalu menang di Parc des Princes. Sayang kekalahan ini menggagalkan rencana Tuchel mengoleksi rekor tanpa kalah di kandang.
2. Neymar dan kawan-kawan kerap membobol gawang lawan meski kalah atau seri. Dikutip dari Opta, Reims menjadi klub pertama yang tak dibobol PSG pada 44 laga terakhirnya.
Menurut Tuchel, performa menurun di laga tersebut menjadi alasan mengapa anak asuhnya kalah. Ia menyebut bahwa jadwal nan padat jadi salah satu sebab kenapa performa anak asuhnya turun drastis.
3. Meski kalah, PSG masih memuncaki klasemen sementara Ligue 1 2019/20 dengan koleksi 15 poin. Sedangkan Reims naik ke peringkat delapan dengan mengemas 11 poin.
Gagal menambah poin di laga pekan ke-7 kompetisi terkait, PSG terancam disalip oleh Angers SCO yang juga mengemas 15 poin.
Baca Juga: Cetak Gol Penentu Bagi Kemenangan PSG, Begini Respons Neymar
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey