Suara.com - Liverpool bersiap menerima lawatan RB Salzburg dalam laga matchday 2 Grup E Liga Champions 2019/2020 di Anfield, Kamis (3/10/2019) dini hari WIB.
Entah ini hanya psywar atau memang tulus memuji, yang pasti manajer Liverpool, Jurgen Klopp melontarkan sebuah sanjungan kepada Salzburg.
Menurut Klopp, Salzburg seperti "adik" dari Liverpool karena klub juara Austria itu dianggap memiliki gaya permainan yang mirip dengan The Reds --julukan Liverpool.
Dikatakan Klopp, Salzburg merupakan tim yang harus diwaspadai di bawah pelatih barunya, Jesse Marsch.
Sebagai informasi, Marsch (45 tahun) merupakan pelatih berkebangsaan Amerika Serikat pertama yang hadir di pentas Liga Champions.
Sebelum tiba di Salzburg pada awal Juni 2019, Marsch sempat menghabiskan satu musim di klub Bundesliga Jerman, RB Leipzig.
Ia berperan sebagai asisten pelatih bagi Ralf Rangnick, yang memang mengembangkan model permainan serupa dengan gaya Klopp.
Sebagai informasi tambahan, RB Salzburg dan RB Leipzig sama-sama berada di bawah kepemilikan Red Bull, perusahaan minuman berenergi asal Austria.
"Ralf Rangnick mengembangkan sesuatu yang berbeda di Jerman; semuanya tentang menekan lawan dan tekanan balik," buka Jurgen Klopp seperti dilansir laman resmi Liverpool.
Baca Juga: Valverde Waspadai "The New Inter" di Bawah Antonio Conte
"Boleh dibilang Salzburg melihat diri mereka sangat dekat dengan Leipzig, namun saya melihat jika filosofi permainan mereka mirip dengan apa yang saya lakukan kala menangani FSV Mainz dan Borussia Dortmund, serta tentunya sekarang di Liverpool," celoteh pelatih berpaspor Jerman yang memang sempat membesut Mainz dan Dortmund di Bundesliga itu.
Menurut Klopp, skuat Salzburg saat ini berisikan pemain-pemain muda yang bertalenta dan menjanjikan, serta tahu dengan jelas apa yang ingin mereka lakukan di kancah sepakbola dunia.
"Bisa dibilang Salzburg itu seperti 'adik' kami (Liverpool). Itu juga yang membuat pertandingan nanti akan sulit, karena mereka melakukan segalanya ketika bertahan serta amat bagus dalam menyerang. Selain itu, sudah lama mereka menantikan bisa tampil di Liga Champions," tuturnya.
"Salzburg dengan pelatih baru mereka ini (Jesse Marsch) jelas sangat harus diwaspadai. Saya suka filosofinya. Sebelumnya dia memang hanya jadi asisten pelatih di Leipzig, namun sebelumnya dia juga berpengalaman sebagai pelatih kepala di MLS," tandas Klopp.
Klopp pun tak ragu mengatakan bahwa Liverpool akan mengerahkan segala kemampuan yang ada untuk bisa meraih hasil positif pada laga kontra Salzburg nanti.
"Ini pertandingan menarik dan orang-orang tidak perlu kaget jika kami bekerja sangat keras. Kami butuh semua pemain tampil optimal, sedemikian butuhnya!" tegas Klopp.
Liverpool yang berstatus juara bertahan Liga Champions, mengawali perjuangan mereka di kompetisi musim ini dengan hasil buruk.
Pada laga matchday 1 Grup E dua pekan lalu, Liverpool kalah 0-2 saat melawat ke markas Napoli, Stadio San Paolo.
Sementara itu, hasil kontras diraih oleh Salzburg yang sukses melumat wakil Belgia, RC Genk 6-2, yang diwarnai trigol wonderkid Norwegia Erling Haland dalam laga debutnya di pentas Liga Champions.
Berita Terkait
-
Jurgen Klopp Semprot Van der Vaart Usai Kritik Pedas Van Dijk di Piala Dunia 2026
-
Pemain Liverpool: Apa yang Dilakukan Lionel Messi Tak Masuk Akal!
-
Victor Munoz, Rekrutan Baru Liverpool Jebolan Akademi Barcelona dan Real Madrid
-
Carlos Franca Resmi Tinggalkan Persijap, Gabung Klub Peserta Kualifikasi Liga Champions
-
Kucurkan Dana Rp817 Miliar, Liverpool Resmi Gaet Striker Muda Osasuna
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Pesan Bijak Cristiano Ronaldo Untuk Portugal Jelang Laga Penentuan Lawan Kolombia
-
Jelang Lawan Skotlandia, Ancelotti Ungkap Kabar Bahagia Soal Neymar, Apa Itu?
-
3 Negara yang Pernah Dibantai Portugal dengan 5+ Gol di Piala Dunia
-
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Adu Penalti Bisa Berubah Total! FIFA Ajukan Regulasi Baru untuk Piala Dunia 2026
-
Timnas Indonesia Disebut-sebut Segera Naturalisasi Gelandang Keturunan Jerman
-
Hanya Kalah dari Messi dan Ronaldo, Luka Modric Ukir Sejarah Spesial di Piala Dunia 2026
-
Heboh Pub Favorit Pendukung Skotlandia di Boston Tutup Saat Hari Pertandingan Inggris
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Prediksi Skor Norwegia vs Prancis: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik