Suara.com - Bhayangkara FC akan menjamu PSS Sleman di pekan ke-22 Liga 1 2019 yang akan digelar di Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jumat (4/10/2019). Dalam laga ini, pelatih Bhayangkara FC Paul Munster menargetkan tiga poin.
Sebagaimana diketahui, PSS Sleman gagal memetik kemenangan di tiga pertandingan terakhir. Yaitu saat menghadapi Persipura Jayapura (1-1), Arema FC (4-0), dan Madura United (2-2).
Namun, Paul Munster tak ingin memandang bakal lawannya itu sebelah mata. Menurutnya, PSS Sleman adalah tim yang sulit dikalahkan, meski di beberapa partai terakhir, Super Elang Jawa --julukan PSS Sleman-- kurang beruntung.
"Saya lihat pertandingan PSS terakhir (lawan Madura United) yang berakhir imbang, mereka bermain bagus. Selain itu saya juga melihat rekor away (tandang) PSS yang kurang bagus," kata Paul Munster dalam jumpa pers jelang pertandingan, Kamis (3/10/2019).
"Jadi, tinggal bagaimana pemain bisa memanfaatkannya dan memaksimalkan itu. Tujuannya adalah memenangkan pertandingan," tambahnya.
"Saya fokus pada tim saya sendiri dulu. Setelah itu baru saya menganalisa permainan tim lain," jelas mantan pelatih timnas Vanuatu itu.
"Tapi tidak boleh lengah karena PSS secara peringkat juga lebih baik dari kami," pungkasnya.
Mengantongi 24 poin dari 21 pertandingan, Bhayangkara FC saat ini menempati posisi 10 klasemen sementara Liga 1 2019. Sedangkan PSS Sleman yang unggul lima poin dari Bhayangkara FC berada di posisi delapan.
Baca Juga: Bermain di PTIK, Bhayangkara FC Bertekad Amankan Poin Penuh dari PSS Sleman
Berita Terkait
-
Bhayangkara FC Lepas 12 Pemain, Termasuk Bintang Berlabel Timnas Indonesia
-
Ryo Matsumura Tinggalkan Persija, Cedera dan Masa Peminjaman Jadi Awal Perpisahan
-
PSS Sleman Resmi Tunjuk Pieter Huistra sebagai Pelatih untuk Super League 2026/2027
-
Paul Munster Tegaskan Tetap Tangani Bhayangkara FC Musim Depan
-
Paul Munster Resmi Bertahan di Bhayangkara FC, Siap Bangun Tim Lebih Garang Musim Depan
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Puji Setinggi Langit Indonesia di Piala AFF 2026, Tijjani Reijnders Nyesel Lebih Pilih Belanda?
-
Biaya Belanja Bisa Bengkak, Harga Bawang Merah hingga Beras Mulai Merangkak Naik
-
6 Titik Nadi Terbaik untuk Semprot Parfum agar Sillage Maksimal
-
Rusia - Ukraina Saling Tembak Drone dan Rudal, 14 Orang Tewas
-
Rupiah Akhirnya Tembus di Bawah Rp18.000 Pagi Ini, Dipicu Harapan Damai Timur Tengah
-
Bakal Diteror Mitchell Baker, Kiper Vietnam Gemetar: Akui Timnas Indonesia Bukan Lawan Mudah
-
UMKM Mulai Go Digital, Transaksi QRIS Jadi Andalan Dongkrak Penjualan
-
Kabar Duka, Aktor Senior Diding Boneng Meninggal Dunia
-
Apa Itu Mini Velo? Ini 4 Rekomendasi Sepeda Paling Bagus dan Awet untuk Bike To Work
-
Koperasi Desa Merah Putih Kini Pasok Lele untuk Program MBG