Suara.com - Pelatih Inter Milan, Antonio Conte menyatakan jika Juventus memang berada pada level yang berbeda jika dibanding timnya.
Pernyataan ini dilontarkan Conte setelah Inter takluk dari Juventus, yang notabene pernah dibesut allenatore berusia 50 tahun itu, dalam laga Derby d'Italia di giornata ketujuh Liga Italia 2019/2020, Senin (7/10/2019) dini hari WIB.
Bermain kandang di Giuseppe Meazza, Milan, Inter menyerah dari Juventus dengan skor 1-2.
"Tidak ada jalan pintas, mereka (Juventus) memang berada pada level yang berbeda dari kami. Kami sendiri ingin berkembang sehingga kami dapat merapatkan gap yang ada saat ini," papar Conte seperti dilansir laman resmi Inter.
Dengan kekalahan ini, rekor 100 persen Inter sebelumnya di enam giornata awal Liga Italia 2019/2020 pun praktis terhenti.
Juventus meraih kemenangan berkat gol-gol dari Paulo Dybala pada menit keempat dan Gonzalo Higuain (80'), sementara Inter hanya mampu membukukan satu gol melalui eksekusi penalti Lautaro Martinez (18').
Kekalahan ini juga membuat Inter harus kehilangan posisi di pucuk klasemen sementara dan turun ke peringkat kedua. Juventus kini memuncaki klasemen dengan keunggulan tipis satu poin atas Inter.
"Itu adalah pertandingan melawan tim yang sangat-sangat kuat. Memang begitulah faktanya, Juventus sangat kaut. Itu harus diakui," tutur Conte.
"Saya menyesal Inter harus kalah. Terdapat peluang di kedua sisi lapangan, namun mereka mencetak gol, memanfaatkan semua senjata mereka dan memaksimalkan pengalaman mereka," tandas mantan pelatih Chelsea itu.
Baca Juga: Ikut-ikutan Kritik Solskjaer, Robin van Persie: Dia Seperti Orang Bingung
Berita Terkait
-
Skenario Real Madrid di Liga Champions 2026/2027: Arsenal dan Inter Milan Ujian Berat
-
Juventus Incar Emil Audero, Como Pasang Badan: Kiper Timnas Indonesia Tak Dijual!
-
Inter Milan Kunci Lautaro Martinez, Barcelona Harus Gigit Jari
-
Media Italia Beberkan Keuntungan Juventus Andai Merekrut Emil Audero
-
Tinjau Tenda Darurat di Sikka, Gibran Ditodong Bupati Beri Nama Bayi Korban Gempa yang Baru Lahir
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan