Suara.com - Pelatih timnas Indonesia, Simon McMenemy lebih mengkhawatirkan kondisi fisik daripada mentalitas para pemainnya menjelang laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup G melawan Vietnam di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (15/10/2019).
"Yang menjadi tantangan saat ini bukan mental tetapi fisik pemain," ujar Simon usai memimpin latihan timnya di GOR Tri Sakti, Legian, Bali, Minggu (13/10/2019).
Pelatih asal Skotlandia tersebut melanjutkan, hal itulah yang membuatnya terus menggenjot kebugaran tubuh anak-anak asuhnya yang baru tiba di Indonesia dari Uni Emirat Arab pada Jumat (11/10).
Sementara Latihan perdana skuat berjuluk Garuda di Bali pada Minggu pun menitikberatkan pada pemulihan fisik.
"Kami fokus ke pemulihan dan akan bekerja keras untuk pertandingan melawan Vietnam," tutur Simon seperti dimuat Antara.
Terkait mental pemain, mantan pelatih timnas Filipina itu menegaskan bahwa semua pemainnya siap tempur.
Meski sudah menelan tiga kekalahan beruntun di Kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup G yang membuat Indonesia saat ini menjadi juru kunci klasemen, Alberto Goncalves dan kawan-kawan masih dalam semangat tinggi untuk menaklukkan lawan.
"Pemain-pemain ini seperti ksatria yang siap bertanding di mana saja. Saat ini mereka bahagia dan tersenyum. Situasi tim sangat positif," kata Simon.
Indonesia masih berada di posisi terakhir atau kelima Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 dengan nol poin dari tiga pertandingan. Untuk itu Indonesia membutuhkan hasil positif di laga kontra Vietnam.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-23 Ditaklukkan Yordania 0-1
Tim Garuda takluk dari Malaysia (2-3) dan Thailand (0-3) dalam pertandingan yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Selanjutnya kalah 0-5 dari Uni Emirat Arab (UAE) laga yang berlangsung di Stadion Al Maktoum, Dubai.
Pimpinan klasemen masih digenggam UAE dengan empat poin dari dua pertandingan, disusul berturut-turut di peringkat kedua sampai keempat yakni Thailand, Vietnam dan Malaysia.
Berita Terkait
-
Resmi! Daftar Pemain Timnas Indonesia untuk Kualifikasi Piala Asia U-20 2027
-
Boaz Solossa dan Bambang Pamungkas Lewat, Legenda Timnas Indonesia Lebih Akui Kehebatan Ole Romeny
-
Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
-
Pemain Timnas Indonesia Pernah Dipantau Como 1907, Tak Ada yang Lolos Standar Cesc Fabregas
-
PSSI Beri Lampu Hijau! Persija Resmi Boleh Hadapi Persib di SUGBK 12 September
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan