Suara.com - Penyerang Arema FC, Makan Konate tak bisa menyembunyikan kekecewaannya usai dicukur PSM Makassar dengan skor 6-2. Meski demikian, pemain asal Mali tersebut enggan terpuruk dan berusaha lapang dada terhadap hasil minor itu.
Arema harus tertunduk malu saat bertandang ke Stadion Mattalatta Matoanging, Makassar, Rabu (17/10/2019). Melanjutkan petualangannya di gelaran Liga 1 2019 menghadapi skuat Juku Eja, anak asuhan Milomir Seslija dilumat enam gol dan hanya mampu memperkecil kekalahan dengan lesakan dua gol. Kekalahan tersebut pun menjadi yang terburuk bagi skuat Singo Edan di musim ini.
Menanggapi soal hasil mengecewakan tersebut, bomber Arema, Makan Konate tak habis pikir dengan hasilnya. Namun dia menilai kekalahan ini tak perlu disesalkan.
"Ini pertandingan yang berat buat kami. Arema sudah bermain bagus. Tapi hasilnya tidak bagus. Kami harus tetap bersemangat untuk laga selanjutnya," ungkap Konate dilansir dari Wearemania.net.
Kalah di laga tandang dengan hasil yang dinilai buruk, Konate tak ingin mencari pembelaan. Menurutnya sepak bola dapat terjadi diluar ekspektasi dan tidak dapat diprediksi.
"Kemarin di Malang kami bisa menang atas PSM, tapi kali ini kami kalah. Inilah sepak bola ada menang, imbang dan kalah. Kami harus menerimanya," tambah mantan penyerang Persib Bandung itu.
Lebih lanjut, Arema masih berada di papan atas klasemen sementara Liga 1 2019, yakni di posisi kelima dengan mengemas 33 poin. Sedangkan PSM Makassar, masih berjibaku untuk merangkak naik dari peringkat sembilan dengan koleksi 30 poin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?