Suara.com - Leganes bakal melanjutkan petualangannya di Liga Spanyol 2019/20 menghadapi Real Madrid di Stadion Bernabeu, Kamis (31/10/2019) dini hari WIB.
Kemenangan di laga terakhirnya menghadapi Mallorca menjadi motivasi untuk memetik hasil serupa di Bernabeu nanti malam.
Bertemu lagi di markas besar Los Blancos, Unai Bustinza serta kolega memimpikan hasil yang sama saat menundukkan tuan rumah pada leg kedua Copa Del Rey 2017/18 dengan kemenangan 1-2.
Saat itu, Leganes berjaya di kandang Los Blancos dan melaju ke semifinal Copa Del Rey. Sayang langkahnya terhenti setelah ditundukkan Sevilla.
Memiliki catatan positif tersebut, pelatih CD Leganes, Luis Cembranos meyakini timnya bisa meraih hasil positif. Meski pertandingan bakal berjalan sengit, pihaknya telah menyiapkan strategi yang baik untuk mengembalikan kejayaan tim saat bertandang ke markas El Real.
"Kami datang dengan motivasi besar setelah mengalahkan Mallorca. Kami menatap pertandingan kali ini dengan semangat dan mencoba memberikan hasil yang baik. Ini adalah pertandingan yang sulit. Tapi kami akan berupaya mendapatkan hasil yang positif dengan senjata yang kami miliki," terangnya dikutip dari laman resmi klub.
"Real Madrid diistirahatkan terutama setelah tak bemain melawan Barcelona (perubahan jadwal), maka itu akan menjadi musuh yang lebih berbahaya. Kita akan melihat apakah ini akan mempengaruhi kinerja atau tidak. Tapi mereka juga memiliki kekurangan dan kami mencoba mengalahkannya," jelas Cembranos.
Kedua tim telah bertemu sebanyak 12 kali sejak Copa Del Rey 2003 silam. Real Madrid memang lebih diunggulkan dalam pertemuan tersebut. Skuat asuhan Zinedine Zidane baru menelan dua kekalahan, delapan kali menang dan ditahan imbang dua kali.
Baca Juga: Manchester United Siap Bajak Martin Odegaard dari Tangan Real Madrid
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Pernah 'Ngerjain' Skuad Garuda, Qatar Kena Karma dan Tersingkir Tragis dari Piala Dunia 2026
-
Neymar Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Kini Sejajar dengan Pele dan Cafu
-
Marselino Ferdinan Ditawari Kontrak Baru dari Oxford United
-
Vinicius Jr Samai Rekor Ronaldo hingga Neymar usai Brasil Bantai Skotlandia di Piala Dunia 2026
-
Ismael Saibari Jadi Pemain Afrika Pertama yang Selalu Cetak Gol di Fase Grup Piala Dunia 2026
-
Lolos Meski Kalah dari Swiss, Kanada Berharap Alphonso Davies Pulih di Knockout Piala Dunia 2026
-
Nasib Skotlandia di Ujung Tanduk usai Dibungkam Brasil, Steve Clarke Pasrah
-
Tertangkap Aksi Tutup Mulut, Ini Alasan Jude Bellingham Tak Dikartu Merah
-
Timnas Brasil Pertahankan Rekor 44 Tahun di Piala Dunia Usai Kalahkan Skotlandia
-
Bola Tertua di Dunia Dipamerkan di Laga Skotlandia vs Brasil, Ini Alasan Sakralnya