Suara.com - PSIS Semarang unggul sementara atas PSS Sleman dengan skor 2-0 di babak pertama pada lanjutan Liga 1 2019. Bertanding di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (2/11/2019), gol Laskar Mahesa Jenar diciptakan oleh Wallace Costa melalui titik putih di menit ke-22 dan Claudir Marini di menit ke-38.
PSS sejatinya membuka laga dengan cukup agresif. Terbukti, pertandingan baru berjalan dua menit, serangan pasukan Setu Nurdiyantoro sudah menghasilkan sepak pojok.
Selang semenit, PSS kembali melancarkan serangan ke pertahanan PSIS lewat aksi Jajang dari sisi kiri. Namun sayang, umpan silangnya terlalu deras sehingga bola justru meluncur keluar lapangan.
Sebaliknya, PSIS kerap kesulitan mengembangkan permainan meski berstatus sebagai tuan rumah. Di 15 menit pertama, pasukan Bambang Nurdiansyah praktis hanya bermain bertahan.
PSIS baru bisa keluar menyerang di menit ke-20. Beruntung, upaya mereka menghasilkan hadiah penalti, setelah Claudir Marini dijatuhkan oleh Jajang di dalam area terlarang.
Wallace Costa yang maju sebagai eksekutor sukses menyarangkan bola ke gawang PSS yang dikawal oleh Ega Rizky. Skor pun berubah 1-0 untuk tuan rumah PSIS.
Tertinggal satu gol, PSS mencoba melancarkan serangan. Skuat Super Elang Jawang bahkan berpeluang menyamakan kedudukan andai tendangan bebas Yevhen Bokhashvili tak membentur tubuh bek Claudir Marini.
Alih-alih menyamakan kedudukan, PSIS justru menggandakan skor setelah sukses memanfaatkan kelengahan lini belakang PSS pada menit ke-38. Sepak pojok Jonathan berhasil disambar oleh Claudir Marini melalui tandukan ke sisi kanan gawang.
Unggul dua gol, PSIS makin percaya diri. Hingga babak pertama usai, kedudukan 2-0 tetap bertahan untuk keunggulan tuan rumah PSIS.
Baca Juga: Persib Menang, Berikut Hasil dan Klasemen Liga 1 2019
Berita Terkait
-
Manajer PSS Sleman Ungkap Kondisi Pemain Jelang Lawan Persipura Jayapura
-
Persipura Jayapura Kembali Catatkan Rekor Penonton Terbanyak
-
Jamu PSS Sleman, Kendal Tornado FC Ingin Lanjutkan Tren Kemenangan
-
Resmi Berpisah dengan PSIM Yogyakarta, Rafinha: Perasaan Saya Campur Aduk
-
Kabar Duka, Pendiri PSS Sleman Sudarsono KH Meninggal Dunia
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Allano Lima Raja Assist Tapi Banjir Kartu, Mauricio Souza: Fokus Menang Jangan Kritik Terus!
-
FIFA Jawab Isu Keamanan Piala Dunia 2026 Meksiko Pasca Tewasnya Gembong Kartel El Mencho
-
Tomas Trucha Bongkar Penyebab PSM Makassar Sulit Menang Meski Kuasai Kotak Penalti Persebaya
-
Akurasi Persebaya Surabaya Buruk Meski Menang, Bernardo Tavares Soroti 20 Tembakan Tanpa Hasil
-
Tersingkir oleh Maarten Paes, Kiper Muda Ajax Kirim Sinyal Perang Rebut Posisi Utama
-
Andritany Geleng-geleng Persija Bisa Menang Lawan MU di Ternate
-
Kronologis Bintang PSG Achraf Hakimi Diseret ke Pengadilan Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Banding Ditolak UEFA, Gianluca Prestianni Absen Lawan Real Madrid di Liga Champions
-
Bawa Bodo/Glimt Kalahkan Inter, Gaji Jens Petter Hauge di Bawah Rata-rata Gaji Pemain Liga 1
-
Ada Sosok Pilot Pesawat Tempur di Balik Kengerian Bodo/Glimt di Liga Champions