Suara.com - Legenda Manchester United, Peter Schmeichel mengecam attitude para pemain Manchester United usai menelan kekalahan dari tim semenjana Bournemouth.
Sowan ke Vitality Stadium pada laga lanjutan Liga Inggris 2019/2020 akhir pekan lalu, Man United dipermalukan tuan rumah Bournemouth dengan skor 0-1.
Setelah melakoni start amburadul di musim 2019/2020 ini, Man United sempat meraih tiga kemenangan berutun di semua ajang sebelum laga kontra Bournemouth.
Namun apa daya, tren bagus tersebut kembali tercoreng saat Man United tak bisa berbuat banyak di Vitality Stadium.
Padahal, pelatih Man United Ole Gunnar Solskjaer praktis sudah menurunkan kekuatan terbaiknya.
Man United hanya minus nama-nama macam Paul Pogba, Nemanja Matic dan Luke Shaw. Itu pun ketiganya memang sudah divonis harus menepi cukup lama sebelum pertandingan kontra Bournemouth, lantaran cedera masing-masing.
Schmeichel sendiri tak bisa menutupi kekecewaannya akan kekalahan ini.
Menurut kiper andalan Man United di era 90-an itu, para pemain seperti "tak peduli" sehingga akhirnya bisa dipecundangi oleh Bournemouth terutama dalam aspek etos kerja dan semangat bermain.
"Ini jelas sangat-sangat tidak bagus. Saya jadi merasa kasihan pada Ole, saya pikir dia jadi serba salah. Hasil buruk, Anda tidak bisa selamanya menyalahkan manajer. Untuk kekalahan lawan Bournemouth, saya kira itu murni kesalahan para pemain," celoteh Schmeichel seperti dimuat Tribal Football.
Baca Juga: Pelatih Persija Kritik Penampilan Joan Tomas di Laga Kontra Tira-Persikabo
"Tak banyak yang bisa dia lakukan jika para pemain seperti tidak peduli. Faktanya, dia kini memiliki skuat dengan berisikan pemain-pemain berkualitas standar. Jika Anda punya materi rata-rata, dan mereka tampil seadanya serta tidak mengeluarkan 100 persen, ini akan jadi bencana," lanjutnya.
"Bagi saya, etos kerja para pemain sama sekali tidak cukup baik. Saya menyoroti aspek attitude di sini, yang mana ini tentu memalukan karena para pemain ini merepresentasikan kebesaran Man United dan mereka dibayar mahal," tutur ayah dari kiper andalan Leicester CIty, Kasper Schmeichel tersebut.
"Jika Anda bermain untuk Man United, maka Anda bekerja keras selama 90 menit! Ada beberapa pemain yang meninggalkan lapangan tanpa keluar keringat. Mereka terlihat seperti tak peduli jika tim kehilangan bola, bahkan tak peduli jika tim kalah. Ini sangat memalukan!" kecam eks kiper Timnas Denmark itu.
Berita Terkait
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Rekor Gol ke-17 Lionel Messi di Piala Dunia 2026 Tuai Kontroversi, Peter Schmeichel: Tak Sah!
-
Latihan Timnas Belanda Memanas, Eks Striker Manchester United Hajar Rekan Sampai Cedera
-
Sadio Mane Ungkap Pernah Sepakat Gabung Manchester United, Kini Buka Peluang Kembali ke Liga Inggris
-
Real Madrid Jadikan Enzo Fernandez Target Utama, Chelsea Pasang Harga Selangit
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Kimmich Soroti Kesalahan Fatal Jerman usai Dikalahkan Ekuador di Piala Dunia 2026
-
Arema FC Pertahankan Adi Satryo dan Gianluca, Siapkan Empat Kiper untuk Super League 2026/2027
-
4 Fakta Menarik Ketangguhan Turki Menjegal Dominasi Amerika Serikat di Piala Dunia 2026
-
Yuto Nagatomo Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Jadi Pemain Asia Pertama Tampil di 5 Edisi
-
Jerman Tumbang dari Ekuador di Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann Murka Soroti Disiplin Pemain
-
Jepang Ukir Rekor Spesial di Piala Dunia 2026 Usai Lolos ke Babak 32 Besar
-
Klasemen Akhir Grup E Piala Dunia 2026: Jerman Juara Grup, Pantai Gading Cetak Sejarah
-
Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, Jepang Hadapi Brasil, Belanda Tantang Maroko
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela