Suara.com - Satu hari jelang laga pembuka Kualifikasi Piala Asia U-19 2020 Grup K, satu pemain Timnas Indonesia U-19 mengalami cedera dan harus dicoret dari skuat. Hal ini dikonfirmasi langsung oleh pelatih kepala Timnas Indonesia U-19, Fakhri Husaini.
Pemain yang cedera tersebut adalah Muhammad Fadhil Adhitya Akshah. Pilar Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Jakarta itu rupanya cedera saat melakoni latihan pada Jumat (1/11/2019).
Alhasil, Fakhri pun harus mengganti Fadhil dengan pemain lain untuk melengkapi skuat Timnas Indonesia U-19.
Pemain yang sebelumnya dicoret, yaitu Fadilah Nur Rahman akhirnya kembali dipanggil untuk menggantikan posisi Fadhil.
Sebelumnya, Fadilah dicoret lantaran kalah bersaing dengan pemain lainnya. Jebolan Diklat Ragunan itu dipulangkan dengan dua pemain lainnya, yaitu Saddam Emiruddin Gaffar dan Andre Oktaviansyah.
"Kami bersyukur karena pemain dalam kondisi siap. Fadhil di latihan terakhir kami ganti dengan Fadhilah Nur Rahman dari Diklat Ragunan karena cedera," ungkap Fakhri dalam jumpa pers sehari jelang pertandingan, Selasa (5/11/2019).
Pada pertandingan pertamanya, Garuda Nusantara --julukan Timnas Indonesia U-19-- akan menghadapi Timor Leste. Pertandingan ini akan dihelat di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Rabu (6/11/2019) malam.
Fakhri pun menegaskan jika anak-anak asuhannya sudah siap melakoni laga besok. Amiruddin Bagus Kahfi dan kawan-kawan sangat termotivasi untuk memenangkan pertandingan.
"Kami sudah sangat siap untuk besok, mereka (pemain) sangat termotivasi dan antusias. Intinya pemain sangat siap," tegas pelatih berusia 54 tahun.
Baca Juga: Ini Harga Tiket Pertandingan Timnas Indonesia U-19 Kualifikasi Piala Asia
"Kami sudah bersiap sejak kembali dari (Piala) AFF (U-18 2019). Empat minggu terakhir persiapan kami sudah intens. Mereka ingin memberikan yang terbaik," terang legenda Timnas Senior Indonesia tersebut.
Timnas Indonesia U-19 tergabung di Grup K pada babak Kualifikasi Piala Asia U-19 2020 ini. Selain melawan Timor Leste, Garuda Nusantara juga akan menghadapi Hong Kong pada 8 November 2019 serta Korea Utara (10 November).
Berita Terkait
-
Gagal Angkat Trofi di Medan, Mathew Baker Haru Bela Timnas Indonesia di Tempat Leluhur
-
Gagal ke Final Piala AFF U-19 2026, Nova Arianto Langsung Alihkan Fokus ke Agenda Ini
-
Sebut Timnas Indonesia U-19 Curang, Media Vietnam Sindir Halus Kekalahan dari Australia
-
Nova Arianto Siapkan Rotasi Besar, Timnas Indonesia U-19 Turunkan Wajah Baru Saat Hadapi Kamboja
-
Nova Arianto Pasang Badan untuk Mathew Baker Usai Timnas U-19 Tersingkir dari Piala AFF 2026
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga