Bola / Bola Indonesia
Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:52 WIB
Timnas Indonesia U-19 berfoto bersama sebelum pertandingan melawan Australia U-19 pada pertandingan semifinal Piala AFF U-19 2026 di Stadion Utama Sumatera Utara, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Kamis (11/6/2026). [ANTARA FOTO/Yudi Manar/Lmo/sgd]
Baca 10 detik
  • Timnas Indonesia U-19 siap merotasi pemain pelapis saat melawan Kamboja demi peringkat ketiga.

  • Garuda Muda gagal ke final Piala AFF U-19 setelah kalah 0-1 dari Australia.

  • Evaluasi kekalahan fokus pada peningkatan konsentrasi pemain untuk menghadapi Kualifikasi Piala Asia.

Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia U-19 Nova Arianto berencana melakukan perubahan besar saat menghadapi Kamboja dalam laga perebutan peringkat ketiga Piala AFF U-19 2026. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Utama Sumut, Sabtu (13/6/2026) pukul 16.00 WIB.

Usai gagal melangkah ke final, Nova ingin memanfaatkan laga terakhir turnamen untuk memberi kesempatan tampil kepada pemain-pemain yang belum banyak mendapatkan menit bermain sepanjang kompetisi.

"Dipertandingan (merebut juara) tiga dan empat ini, kita akan coba pemain yang tidak tampil hari ini," kata Nova Arianto usai laga.

Pesepak bola Timnas Indonesia U-19 berjalan menuju ruang ganti usai kalah dari Timnas Australia U-19 pada semifinal Piala AFF U-19 2026 di Stadion Utama Sumatera Utara, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Kamis (11/6/2026). [ANTARA FOTO/Yudi Manar/Lmo/sgd]

Keputusan tersebut membuka peluang besar bagi sejumlah pemain pelapis untuk menunjukkan kemampuan mereka di level internasional. Nova menilai pertandingan melawan Kamboja bisa menjadi ajang evaluasi sekaligus persiapan menuju agenda penting berikutnya.

"Karena situasi turnamen ini, saya pengen melihat semua pemain, kita lihat, kita akan melakukan rotasi pemain, yang tidak tampil hari ini, saya mau lihat mereka di pertandingan selanjutnya," ucap Nova Arianto.

Sebelumnya, langkah Garuda Muda menuju final harus terhenti setelah kalah tipis 0-1 dari Australia pada semifinal yang digelar di Stadion Utama Sumut, Kamis malam.

Media Vietnam sebut Timnas Indonesia U-19 diuntungkan wasit. (The Thao247)

Gol tunggal yang dicetak Edward Neil pada masa injury time, tepatnya menit 90+2, menjadi pembeda sekaligus memastikan Australia melaju ke partai puncak untuk menghadapi Thailand.

Meski menelan kekalahan, penampilan Timnas Indonesia U-19 mendapat apresiasi dari sang pelatih. Nova menilai para pemain telah menunjukkan semangat juang tinggi dan mampu memberikan perlawanan sengit kepada salah satu tim kuat di kawasan.

"Yang pertama saya mengucapkan terima kasih kepada pemain, yang sudah bekerja keras, tetapi itu lah sepakbola level di atas, level internasional," sebut Nova Arianto usai pertandingan.

Baca Juga: Australia Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia U-19, Erick Thohir Singgung Soal Kualitas

Menurut Nova, faktor hilangnya konsentrasi di menit-menit akhir menjadi penyebab utama timnya gagal menjaga peluang lolos ke final. Kesalahan kecil di level internasional, kata dia, bisa langsung dimanfaatkan lawan.

"Makanya, tidak bisa kehilangan fokus sedikit saja. Hilang fokus sedikit saja, itu kita kemasukan, itu dihitung tim lawan. Itu menjadi pelajaran yang baik untuk pemain," ungkap Nova Arianto.

Meski kecewa dengan hasil semifinal, Nova memastikan timnya tidak akan larut dalam kegagalan. Garuda Muda akan menjadikan pengalaman di Piala AFF U-19 2026 sebagai modal penting untuk menghadapi berbagai turnamen internasional mendatang, termasuk Kualifikasi Piala Asia U-20 2027.

"Semoga pemain mendapatkan sesuai dari pertandingan ini," pungkasnya.

Load More