Suara.com - Ratusan suporter asal Jawa Timur (Jatim) menggelar aksi solidaritas di depan Kantor Asprov PSSI Jatim. Mereka melakukan aksi tersebut guna mendesak dibebaskannya rekan suporter Timnas Indonesia di Malaysia.
Aksi ini datang dari gabung beberapa suporter diantaranya, ultras garuda season Jatim, K-chonk mania, Bonek dan Garuda Wani. Mereka datang dari beberapa daerah seperti Bangkalan, Lamongan, dan Mojokerto.
Aksi aliansi suporter ini tadi dimulai sejak pukul 13.00 WIB, mereka datang bergantian, hingga pada akhirnya baru dimulai pada 14.30 WIB. Mereka membentangkan sepanduk dengan bertuliskan "Bebaskan Teman Kami, Harga Diri Bangsa Harga Diri Kami"
Korlap aksi suporter Jawa Timur, Tulus Budi mengatakan aksi yang dilakukan Senin (25/11/2019) sore ini, adalah bentuk kegelisahan mereka atas kejadian terjadi di Bukit Jalil, pada Selasa 19 November 2019 lalu.
"Aksi ini adalah bentuk kegelisahan dari teman-teman suporter Timnas yang pada umumnya dan khususnya yang ada di Jawa Timur mengenai apa yang terjadi di stadion Bukit Jalil. Dimana rekan-rekan kami sesama suporter Timnas mendapat banyak perlakuan buruk dan tidak adil dari pihak suporter Malaysia," ujar Tulus.
Selain itu, kedatangan mereka ke kantor PSSI Jatim ini untuk meminta kepada federasi membantu membebaskan suporter timnas Indonesia yang ditahan oleh kepolisian Malaysia.
Sebelumnya, Andreas Setiawan, Ian Prada Wibowo dan Riky Khorudin ditangkap oleh kepolisian Malaysia atas dugaan terorisme. Namun dua saat ini sudah dibebaskan dan hanya Andreas yang masih ditahan.
Menurut Tulus, sebagai federasi yang membidangi sepak bola, seharusnya PSSI juga memperhatikan suporter. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah lebih aktif membantu membebaskan suporter yang masih ditahan oleh polisi Malaysia.
"Kami datang kesini untuk mendorong federasi agar hadir juga dalam masalah ini. Melalui Asprov Jatim kami dorong agar bisa melakukan tindakan lebih konkrit," imbuhnya.
Baca Juga: Lazio Menyodok ke Peringkat Ketiga, Simone Inzaghi Kalem
"Kami harap ke depannya federasi lebih aktif dalam melindungi suporter bola karena apapun salah atau benar, aktif dulu," ujar dia.
Kondisi Kantor PSSI Jatim tidak ada petinggi, namun pihak suporter ditemui oleh Direktur Kompetisi dan Alih Status Pemain Arip Saefudin, berjanji akan meneruskan aspirasi suporter ini ke PSSI pusat.
"Kami tampung, dan kami akan teruskan ke PSSI pusat dan instansi terkait. Asprov PSSI Jatim menyambungkan aspirasi ini ke Jakarta," pungkasnya.
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Berita Terkait
-
Here We Go! Daftar Resmi Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026: Bertabur Bintang
-
Jordi Amat Ungkap Modal Penting Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026
-
Pemain Keturunan Surabaya di VfB Stuttgart Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia
-
Shin Tae-yong Dilaporkan Kena Sanksi Berat KFA Terkait Dugaan Tindak Kekerasan
-
Vietnam Gemetar Hadapi Skuad Mewah Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi