Suara.com - Rabu (27/11/2019) dini hari WIB, laga krusial akan dilakoni Tottenham Hotspur. Di matchday kelima Grup B, The Lilywhites akan menjamu wakil Yunani, Olympiacos.
Pertandingan yang akan digelar di Tottenham Hotspur Stadium menjadi peluang emas bagi Spurs untuk mengunci satu posisi di babak 16 besar Liga Champions. Mengingat Spurs saat ini unggul empat poin dari penghuni tiga Grup B, FK Crvena Zvezda.
Menyisakan dua pertandingan, Spurs saat ini berada di posisi dua dengan tujuh poin. Tertinggal lima poin dari Bayern Munich di puncak klasemen sementara grup, dan unggul empat poin dari satu tim di bawahnya.
Artinya, dengan tambahan tiga poin dari matchday kelima, Spurs dipastikan akan menemani Bayern ke babak 16 besar. Dengan catatan, FK Crvena Zvezda ditaklukkan Bayern di matchday kelima.
Mengamankan tiga poin dari Olympiacos tidak akan mudah, meski tampil di depan publik sendiri. Mengingat di pertemuan pertama dengan tim besutan Pedro Martins, Spurs yang saat itu masih ditukangi Mauricio Pochettino hanya mampu berbagi satu poin usai bermain imbang 2-2.
Kini, Spurs ditangani juru taktik berbeda. Menggantikan Pochettino, Jose Mourinho yang ditunjuk sebagai manajer anyar Spurs, sudah melakoni debutnya di Liga Premier Inggris dengan kemenangan.
Menghadapi Olympiacos, Mourinho yang pernah mengantar FC Porto dan Inter Milan menjuarai Liga Champions, tetap optimistis. Meski belum lama menangani Spurs, Mourinho sangat percaya diri akan kemampuan para pemain yang dimilikinya saat ini.
"Dengan anak-anak ini, saya tidak pernah takut menghadapi pertandingan Liga Champions. Kami harus lolos ke fase berikutnya, itu fokus kami," kata Mourinho seperti dikutip UEFA.com.
"Hanya ketika tim saya sudah berada di babak perempat final, baru saya yakin kami bisa juara. Saat ini perjalanan kami masih jauh, dan yang terpenting saat ini adalah lolos ke babak 16 besar."
Baca Juga: Preview Liga Champions: Real Madrid vs PSG
"Berikan saya waktu untuk bekerja. Mengimplementasikan ide-ide saya ke anak-anak ini. Kami siap pergi ke stadion manapun dan menghadapi tim-tim papan atas Eropa atau Inggris. Kami tidak takut menghadapi siapapun."
Sementara itu di kubu Olympiacos, Pedro Martins menyadari jika sudah tidak mungkin bagi timnya untuk melaju ke babak 16 besar Liga Champions. Baru mengantongi satu poin dan menyisakan dua laga, peluang terbaik yang dimiliki pasukan Martins adalah membidik posisi tiga untuk mendapatkan tiket tampil di babak 32 besar Liga Europa.
Untuk itu, meski timnya tengah dirudung hasil buruk di kancah domestik dan Eropa, Martins menegaskan timnya datang ke Inggris dengan rasa percaya diri.
Keberhasilan meraih poin di kandang Spurs mungkin diragukan banyak pihak, tapi paling tidak Martins menginginkan timnya tampil lepas tanpa beban dan mengerahkan kemampuan terbaik mereka.
"Besok adalah pertandingan penting. Setelah meraih hasil imbang pekan kemarin (di Liga), saya berharap reaksi para pemain," kata Pelatih Olympiacos Pedro Martins.
"Kami akan menghadapi tim yang sangat bagus, tapi kami juga punya ambisi."
Berita Terkait
-
Real Madrid Resmi Tunjuk Jose Mourinho Sebagai Pelatih
-
Bek Baru Tottenham, Beban Berat Marcos Senesi Mengembalikan Kejayaan The Lilywhites Musim Depan
-
Legenda Real Madrid Pepe Gabung Staf Kepelatihan Jose Mourinho
-
Cremonese Tak Permanenkan Emil Audero, Timnas Indonesia Bakal Miliki 2 Wakil di Liga Champions?
-
Feyenoord Pecat Robin van Persie, Tak Puas Meski Finis Peringkat Dua Eredivisie
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti