Suara.com - Manchester United (MU) bersiap menjajal kekuatan wakil Kazakhstan, Astana dalam laga matchday 5 Grup L Liga Europa 2019/2020, Kamis (28/11/2019) malam WIB.
Man United akan sowan ke Astana Arena, Nur-Sultan di mana suhu udara di Kazakhstan kini sedang ekstrem-ekstremnya.
Ya, cuaca Kazakhstan saat ini sangat dingin dengan suhu diperkirakan akan menyentuh minus 20 derajat celsius hingga saat kick-off nanti, yakni pukul 22.50 WIB.
Seperti dilansir ESPN, Man United dan para pemainnya sudah diperingatkan panitia pertadingan untuk tidak keluyuran lebih dari 10 menit saat berada di Kota Nur-Sultan!
Ya, skuat The Red Devils --julukan Man United-- disarankan untuk tetap berada di ruangan dalam "cuaca beku" ini, kecuali saat melakoni sesi latihan di Astana Arena jelang laga, serta tentunya saat pertandingan nanti.
Adapun pertandingan di Astana Arena nanti akan dihelat "indoor", sebagaimana atap stadion tersebut bisa ditutup.
Ya, dengan ditutupnya atap ini, sedikit banyak diharapkan bisa mengurangi suhu yang terlampau dingin di luar, selagi rumput lapangan yang dipakai bertanding adalah berjenis artifisial.
Sebagai informasi tambahan, Man United sendiri sudah memastikan kelolosan ke fase gugur alias babak 32 besar Liga Europa 2019/2020, meskipun babak fase grup masih menyisakan dua matchday lagi.
Saat ini Man United memuncaki klasemen sementara Grup L dengan koleksi 10 poin dari empat pertandingan.
Baca Juga: 300 Ribu Suporter Kazakhstan Berebut Tiket Astana Vs Manchester United
Man United juga telah dikonfirmasi sang manajer, Ole Gunnar Solskjaer, akan memainkan tim pelapis mereka menghadapi Astana, sebagaimana sederet pemain muda dari tim akademi (U-18) serta tim reserves (U-23) diboyong dalam lawatan ke Kazakhstan.
Berita Terkait
-
Eks Asisten Erik ten Hag Selangkah Lagi Jadi Pelatih Baru Klub Portugal
-
Ruben Amorim Masuk Daftar Kandidat Pelatih Incaran AC Milan
-
Joe Cole Dorong Chelsea Rekrut Marcus Rashford setelah Barcelona Mundur
-
Klub Premier League Ini Tertarik Boyong Ruben Amorim
-
Manchester United Pantau Sandro Tonali, AC Milan Masih Jadi Tujuan Utama
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti