Suara.com - Manchester City sukses mencuri tiga poin saat bertandang ke markas Arsenal. Berikut fakta - fakta menarik usai Man City bungkam Arsenal 3-0 di pekan ke-17 Liga Inggris.
Pada laga di Emirates Stadium, Senin (16/12/2019) dini hari WIB, gawang Arsenal dibobol oleh dua gol Kevin De Bruyne dan satu gol sumbangan dari Raheem Sterling.
Dengan kekalahan ini, Arsenal gagal merangkak naik di papan klasemen sementara Liga Inggris. Mereka tertahan di posisi sembilan dengan raihan 22 poin.
Sementara bagi Manchester City, kemenangan ini membuat masih di posisi ketiga klasemen Liga Inggris dengan 35 poin dan terpaut empat poin dengan posisi kedua Leicester City.
Hasil ini membuat Arsenal masih belum mampu bangkit dari penampilan buruk mereka. Berikut fakta - fakta menarik usai Man City bungkam Arsenal yang dihimpun dari Bbc Sport :
- Arsenal telah menelan kekalahan dalam lima kali pertemuan terakhir mereka di Liga Inggris dengan Manchester City. Ini juga kekalahan beruntun terpanjang mereka menghadapi tim papan atas sejak kalah lima kali dari Manchester United antara September 1983 dan Agustus 1985.
- Ini adalah keenam kalinya Manchester City mengalahkan Arsenal di Liga Premier di bawah manajer Pep Guardiola (7 Main, Menang 6, Seri 1, Kalah 0). Ini sama banyak kemenangan yang diraih City melawan Arsenal dalam kompetisi sebelum kedatangan Guardiola (Main 38, Menang 6, Seri 9 dan Kalah 23)
- Arsenal sudah enam pertandingan tanpa kemenangan di Stadion Emirates di semua kompetisi (Seri 3, Kalah 3). Catatan terpanjang mereka tanpa kemenangan kandang adalah antara Desember 1994 dan Februari 1995 di bawah manajer George Graham di Highbury (delapan pertandingan).
- Arsenal kebobolan tiga gol di babak pertama dalam pertandingan kandang Liga Premier hanya dua kali, sebelumnya juga saat melawan Manchester City pada Maret 2018.
- Kevin de Bruyne dari Manchester City terlibat langsung dalam 19 gol Liga Premier pada musim 2019 (tujuh gol, 12 assist). Ini adalah paling banyak dari pemain berposisi gelandang manapun di musim ini.
Berita Terkait
-
Prediksi Peluang Arsenal untuk Juara Liga Champions Lebih Besar dari PSG
-
Mendominasi! 3 Klub Inggris Sukses Tembus Final Tiga Kompetisi Berbeda di Eropa
-
Kabar Langit bagi Chelsea: Dua Bintang Besar Pulih Jelang Lawan Liverpool
-
Legenda Manchester United: Arsenal Tak Layak Main di Final Liga Champions
-
Arsenal Bisa Kalahkan PSG di Final Liga Champions Asal Pakai Taktik Ini
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati