Suara.com - Manajer Tottenham Hotspur, Jose Mourinho tak malu mengakui keunggulan taktik yang dipakai manajer Chelsea, Frank Lampard pada laga pekan ke-18 Liga Inggris 2019/2020 di Tottenham Hotspur Stadium, London, Senin (23/12/2019) dini hari WIB.
Mourinho secara gentle mengaku kalah dalam adu taktik melawan Lampard, mantan pemain andalannya semasa masih membesut Chelsea pada periode 2004-2007 serta 2013-2014.
Ya, Tottenham menyerah 0-2 dari sang tamu, Chelsea dalam laga bertajuk 'Derby London' dini hari tadi. Dua gol Chelsea diborong winger Willian pada babak pertama.
"Mereka lebih baik dibanding kami pada babak pertama, tak sulit bagi saya mengakui itu. Tak sulit mengakui bahwa taktik Frank mungkin lebih baik dari saya pada laga kali ini," ucap Mourinho seperti dimuat Tribal Football.
"Mereka bermain dengan sistem yang sudah nyaman mereka mainkan. Sistem yang dimainkan Antonio Conte (manajer Chelsea pada 2016-2018) selama dua tahun. Banyak pemain sudah nyaman dengan itu," sambung pelatih berusia 56 tahun itu.
Atas komentar Mourinho terkait taktik Chelsea, Frank Lampard sendiri dalam kesempatan terpisah membantah bahwa ia berusaha menduplikasi strategi Conte. Akan tetapi, Lampard tidak terlalu memusingkan hal ini.
Di sisi lain, Mourinho menilai bahwa meski superior, Chelsea tidak mencetak gol dari buah superioritas mereka itu.
"Mudah untuk mengakui mereka superior, tetapi gol mereka bukan hasil dari itu," celoteh Mourinho.
"Gol pertama misalnya, dari sepak pojok pendek yang berujung kesalahan besar. Kami sebetulnya sudah melatih antisipasi situasi itu, tapi para pemain kurang fokus," kilah mantan pelatih Manchester United itu.
Baca Juga: Chelsea Permalukan Tottenham, Lampard Semringah Menangi Duel Lawan Mourinho
Berita Terkait
-
Jose Mourinho Pasang Badan untuk Arteta! Sebut Kritik ke Arsenal Hal Tak Masuk Akal
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Marc Cucurella ke Real Madrid: Dulu Tak Mau Tinggalkan Chelsea, Sekarang Berubah
-
Jadi Andalan Chelsea, Marc Cucurella Ungkap Alasan Gabung Real Madrid
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
-
Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
-
Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil
-
Belanda vs Maroko: Ronald Koeman Janji Oranje Tetap Tampil Ofensif
-
Kondisi Jepang Jelang Lawan Brasil, Punya Lebih Dari Cukup Modal Bawa Kemenangan
-
Jelang Hadapi Argentina, Kapten Cape Verde Ryan Mendes Tersandung Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Dua Dekade Berlalu, Timnas Jepang Kini Lebih dari Siap Revans Brasil di Piala Dunia 2026
-
Sudah Sepakat dengan Persija, Persib Dilaporkan Tikung Mariano Peralta
-
Brasil vs Jepang, Ancelotti Berharap Lebih pada Neymar
-
Nagelsmann Tegaskan Jerman Tak Boleh Ulangi Kesalahan Lawan Ekuador saat Hadapi Paraguay