Suara.com - Terpuruk di dasar klasemen Liga Spanyol 2019/2020 sampai memasuki jeda paruh musim atau sampai jornada ke-18, Espanyol resmi memecat Pablo Machin sebagai pelatih kepala klub.
Hal ini dikonfirmasi kubu Espanyol via laman resmi mereka, Selasa (24/12/2019).
Kesabaran manajemen Espanyol pada eks entrenador Sevilla itu habis setelah kalah 0-2 saat tandang ke markas tim sesama penghuni zona merah, Leganes pada Minggu (22/12/2019).
Kekalahan memalukan pada laga jornada ke-18 Liga Spanyol itu membuat Espanyol kini berada di urutan terbawah klasemen.
Saat ini Los Periquitos --julukan Espanyol-- berjarak lima poin dari zona aman.
"Espanyol melaporkan bahwa Pablo Machin telah dibebaskan dari tanggung jawabnya sebagai pelatih tim utama," demikian pernyataan kubu Espanyol.
"Klub mengambil keputusan ini sebagai hasil dari performa tim dan hasrat jelas untuk mengubah situasi tim ini di La Liga."
Dengan pemecatan Machin, Espanyol sendiri sudah dua kali mendepak pelatih di musim 2019/2020 ini.
Oktober 2019 lalu Espanyol sudah memecat David Gallego yang digantikan Machin, yang praktis hanya memimpin klub untuk 10 pertandingan liga domestik.
Baca Juga: Akhirnya Kalah Lagi di Final, Ronaldo Tak Bisa Sembunyikan Kegusarannya
Sekalipun dia telah membawa Espanyol ke babak 32 besar Liga Europa, Machin hanya bisa memetik satu kemenangan di pentas La Liga Spanyol dan sisanya menelan tujuh kekalahan.
Berita Terkait
-
Alasan Alvaro Arbeloa usai Real Madrid Dipermalukan Osasuna
-
Peluang Emas Timnas Indonesia Tambah Amunisi, 2 Pemain Keturunan Diundangan Trial di Liga Spanyol
-
Barcelona Gusur Madrid, Gol Roket Fermin Lopez Hancurkan Pertahanan Levante
-
Klasemen Liga Spanyol Terbaru Usai Real Madrid Terpeleset di Markas Osasuna: Barcelona Menguntit
-
Hansi Flick Semprot Pemain Barcelona: Pertahanan Buruk, Jangan Salahkan Wasit!
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Legenda Chelsea Terseret Sengketa Properti, Dilarang Gunakan Teras Rumah Rp60 Miliar
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Federico Dimarco Ingin Inter Milan Cetak Gol Cepat Lawan Bodo/Glimt
-
Juventus Tertinggal 2-5, Masih Bisa Comeback? Ini Hitung-hitungan Realistisnya!
-
TVRI Modernisasi Sistem Penyiaran Sambut Piala Dunia 2026
-
Inter Milan Optimistis Balikkan Keadaan Kontra Bodo/Glimt di San Siro
-
Bernardo Tavares Fokus Benahi Bola Mati Jelang Persebaya Hadapi PSM Makassar
-
Terlalu Tangguh, Timnas Futsal Putri Indonesia Tumbang 0-3 dari Thailand di Laga Perdana
-
Benjamin Sesko Mulai Gacor, tapi Maaf Belum akan Jadi Pilihan Utama
-
Bergulir Bulan Depan, Inilah Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026