- Pelatih Arne Slot menyatakan badai cedera pemain menjadi penyebab utama penurunan performa Liverpool sepanjang musim 2025/2026.
- Liverpool mengakhiri musim Liga Inggris di peringkat kelima setelah bermain imbang 1-1 melawan Brentford di Anfield, Minggu (25/5/2026).
- Meskipun gagal meraih trofi, Liverpool tetap berhasil mengamankan tiket kompetisi Liga Champions untuk musim mendatang melalui hasil tersebut.
Suara.com - Pelatih Liverpool Arne Slot menyebut badai cedera sebagai penyebab utama menurunnya performa The Reds sepanjang musim 2025/2026.
Liverpool mengakhiri musim Liga Inggris di posisi kelima dengan 60 poin setelah bermain imbang 1-1 melawan Brentford di Anfield, Minggu (25/5/2026).
"Jika Anda meminta satu kata untuk menggambarkan musim ini, saya akan sebut ‘cedera’," kata Slot, dikutip dari laman resmi Liverpool, Senin (26/5/2026).
Sepanjang musim, Liverpool memang kerap kehilangan sejumlah pemain penting akibat cedera. Beberapa nama seperti Conor Bradley, Wataru Endo, Giovani Leoni, Hugo Ekitike, hingga Alexander Isak silih berganti masuk ruang perawatan.
Bahkan, bintang utama mereka, Mohamed Salah, juga beberapa kali mengalami masalah kebugaran, sesuatu yang jarang terjadi pada musim-musim sebelumnya.
Kondisi tersebut berdampak besar terhadap performa Liverpool yang gagal meraih satu pun trofi musim ini.
"Saya sangat bangga kepada para pemain atas apa yang mereka lakukan musim ini, karena ini musim yang sangat, sangat sulit bagi kami," ujar Slot.
Hasil imbang kontra Brentford sekaligus memperpanjang tren buruk Liverpool sepanjang Mei 2026 tanpa kemenangan.
Rentetan hasil negatif itu dimulai saat kalah 2-3 dari Manchester United, lalu ditahan 1-1 oleh Chelsea.
Baca Juga: Liverpool Bisa Juara Liga Inggris Lebih Banyak jika Tak Ada Pep Guardiola
Setelah itu, The Reds kembali tumbang 2-4 dari Aston Villa sebelum kembali bermain imbang melawan Brentford.
Meski gagal memenuhi target utama musim ini, Slot tetap bersyukur Liverpool masih mampu mengamankan tiket Liga Champions musim depan.
"Ini memang bukan pencapaian yang saya harapkan, tetapi jika melihat semua yang terjadi musim ini, hari ini saya senang kami lolos ke Liga Champions," kata pelatih asal Belanda tersebut.
(Antara)
Berita Terkait
-
Liverpool Bisa Juara Liga Inggris Lebih Banyak jika Tak Ada Pep Guardiola
-
Cesc Fabregas Sudah Punya Firasat Como akan Lolos ke Liga Champions
-
7 Tahun Absen, Gasperini Beberkan Kunci AS Roma Kembali ke Liga Champions
-
Isak Tangis Mohamed Salah: Ungkap Perasaan Mendalam Setelah Resmi Tinggalkan Liverpool
-
Profil Mirwan Suwarso, Pria Indonesia yang Sukses Sulap Como 1907 Jadi Raksasa Baru Italia
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'
-
Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis
-
Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal
-
Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali
-
Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi
-
The Next Andres Escobar? Kalah dari Swiss, Pemain Kolombia Terima Ancaman Pembunuhan