- Cesc Fabregas membantah rumor kepindahannya dan berkomitmen melanjutkan proyek jangka panjang bersama klub Como di Italia.
- Fabregas sukses membawa Como mencetak sejarah dengan lolos ke Liga Champions setelah finis empat besar Serie A.
- Manajemen dan Fabregas telah menyepakati visi strategis untuk memperkuat mentalitas tim dalam menghadapi kompetisi musim depan.
Suara.com - Manajer Como, Cesc Fabregas, membantah spekulasi yang menyebut dirinya akan meninggalkan klub pada musim panas ini setelah sukses membawa Como lolos ke Liga Champions.
Pelatih berusia 39 tahun itu menjadi sorotan setelah membawa Como mencetak sejarah dengan tampil di Liga Champions hanya dua musim setelah promosi ke Serie A.
Dalam beberapa bulan terakhir, Fabregas memang dikaitkan dengan sejumlah klub besar Eropa. Namun, ia menegaskan masih ingin melanjutkan proyek jangka panjang bersama Como.
“Masa depan? Kami mengadakan pertemuan panjang pukul 14.00 bersama presiden dan direktur klub,” kata Fabregas kepada Sky Sport.
“Kami sudah memperkuat ide dan visi untuk musim depan. Saya sangat bahagia di sini. Seperti yang kalian tahu, saya masih membutuhkan satu atau dua langkah lagi dan masih banyak belajar. Kami sedang membangun mentalitas tim,” lanjutnya.
Fabregas menilai perkembangan Como dalam beberapa musim terakhir berlangsung sangat cepat. Menurutnya, klub kini mulai membangun identitas dan mentalitas kuat untuk bersaing di level tertinggi.
“Perkembangan klub ini berjalan terlalu cepat. Sejak kami memulainya, selama dua setengah tahun terakhir kami terus melampaui ekspektasi,” ujar mantan gelandang Barcelona dan Arsenal tersebut.
“Kami sadar siapa diri kami dan memiliki visi yang jelas. Ini sebuah mahakarya, tetapi mulai hari ini kami harus mempersiapkan diri menghadapi musim yang lebih berat dan berbeda,” tambah Fabregas.
Como memastikan tiket Liga Champions musim depan setelah finis di posisi empat besar Serie A 2025/2026, sebuah pencapaian bersejarah bagi klub asal Italia tersebut.
Baca Juga: Arne Slot Ungkap Biang Kegagalan Liverpool Musim Ini
Berita Terkait
-
Arne Slot Ungkap Biang Kegagalan Liverpool Musim Ini
-
Cesc Fabregas Sudah Punya Firasat Como akan Lolos ke Liga Champions
-
7 Tahun Absen, Gasperini Beberkan Kunci AS Roma Kembali ke Liga Champions
-
Profil Mirwan Suwarso, Pria Indonesia yang Sukses Sulap Como 1907 Jadi Raksasa Baru Italia
-
3 Klub Pemain Timnas Indonesia yang Berhasil Amankan Tiket Kompetisi Eropa
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'
-
Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis
-
Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal
-
Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali
-
Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi
-
The Next Andres Escobar? Kalah dari Swiss, Pemain Kolombia Terima Ancaman Pembunuhan