Bola / Bola Indonesia
Selasa, 26 Mei 2026 | 08:25 WIB
Pesepak bola Timnas Indonesia Kevin Diks (kiri) mendapatkan arahan dari pelatih John Herdman saat melawan Saint Kitts and Nevis pada pertandingan FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Jumat (27/3/2026). [ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/hma/wpa]
Baca 10 detik
  • Jay Idzes mengalami cedera tumit saat membela Sassuolo yang mengancam partisipasinya pada ajang FIFA Matchday Juni 2026 mendatang.
  • Pelatih John Herdman tidak akan menambah pemain baru untuk mengisi kekosongan posisi pertahanan Timnas Indonesia yang ditinggalkan Idzes.
  • Kevin Diks, Jordi Amat, dan Elkan Baggott diproyeksikan sebagai pengganti tangguh untuk menjaga lini belakang skuad Garuda nantinya.

Suara.com - Kabar kambuhnya cedera kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes saat memperkuat Sassuolo memicu kekhawatiran menjelang agenda FIFA Matchday Juni 2026.

Idzes terpaksa ditarik keluar pada menit ke-54 saat Sassuolo bersua Parma setelah cedera tumit yang baru saja pulih kembali mendera dirinya.

Jika proses pemulihannya memakan waktu lama, ia dipastikan absen mengawal pertahanan skuad Garuda.

Namun, pelatih John Herdman diproyeksikan tidak akan memanggil nama baru, melainkan mengoptimalkan kedalaman lini belakang tim nasional yang saat ini dihuni oleh bek-bek berkualitas.

Berikut adalah tiga nama bek tangguh di dalam skuad Garuda yang dinilai siap menggantikan peran Jay Idzes.

1. Kevin Diks

Nama pertama yang paling potensial mengemban peran tersebut adalah Kevin Diks.

Pemain bertahan milik Borussia Monchengladbach ini dikenal sangat serbabisa karena fasih bermain di berbagai posisi lini belakang.

Meski posisi aslinya adalah bek sayap, Diks sempat digeser sebagai bek tengah pada era kepelatihan sebelumnya dengan performa yang sangat memuaskan.

Setelah resmi merampungkan proses naturalisasi, ia menjadi andalan yang sulit digantikan dengan kontribusi sepuluh penampilan dan sumbangan dua gol untuk skuad Garuda.

Baca Juga: Timnas Indonesia Dibagi Dua Tim? John Herdman Bahas Strategi Khusus Jelang AFF dan FIFA Matchday

2. Jordi Amat

Jordi Amat saat membela Timnas Indonesia (pssi.org)

Jordi Amat menjadi kandidat tangguh berikutnya untuk mengawal jantung pertahanan tim Merah Putih.

Pemain berpengalaman ini sejatinya sempat digeser menjadi gelandang bertahan, baik di tim nasional maupun saat membela klubnya, Persija Jakarta.

Di bawah arahan pelatih Mauricio Souza di Persija, ia kerap diduetkan dengan Fabio Calonego di lini tengah.

Potensi absennya Idzes menjadi momentum emas bagi Amat untuk kembali ke posisi aslinya di lini belakang.

Dibandingkan opsi lainnya, Amat memiliki keunggulan berupa chemistry yang matang karena sudah sangat sering berpartner dengan Rizky Ridho.

3. Elkan Baggott

Elkan Baggott saat konferensi pers bersama Timnas Indonesia jelang laga FIFA Series 2026 (Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha).

Opsi terakhir yang tidak kalah mumpuni adalah Elkan Baggott. Bek jangkung yang berkarier di Inggris bersama Ipswich Town ini sempat kembali dipanggil ke skuad Garuda pada ajang FIFA Series Maret 2026 lalu setelah sempat absen selama dua tahun.

Kembalinya Baggott memicu optimisme tinggi di kalangan suporter. Jauh sebelum era naturalisasi Jay Idzes, duet Baggott dan Rizky Ridho merupakan pilar utama pertahanan Timnas Indonesia.

Jika Idzes benar-benar harus menepi untuk memulihkan cederanya, Baggott menjadi salah satu calon terkuat untuk mengisi pos utama bek tengah.

Load More