Suara.com - Manajer Bournemouth, Eddie Howe menepis pentingnya pengalaman melatih saat timnya menantang Arsenal pada pertandingan Liga Premier di mana untuk pertama kalinya The Gunners masuk gelanggang dengan status pemain-pemain asuhan manajer baru minim pengalaman melatih seperti Mikel Arteta.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Arteta resmi ditunjuk sebagai pengganti Unai Emery pekan lalu. Arteta dipercaya menukangi The Gunners dengan modal utama pernah menghabiskan tiga setengah tahun sebagai asisten manajer Manchester City, Josep Guardiola. Di mana dalam kurun waktu tersebut, City sukses meraih dua gelar juara Liga Premier Inggris.
Mantan manajer Arsenal, Arsene Wenger menyebut Arteta tidak punya pengalaman, tetapi bagi Howe yang menjadi manajer Bournemouth pada usia 31 tahun sejak 2009, minim pengalaman bukan berarti tidak punya kemampuan.
"Itu tak berarti apa-apa," kata Howe.
"Ini bukan soal dia dan Mikel, ini soal pemain, bagaimana kami menerapkan apa yang kita lakukan melawan Arsenal," sambung manajer berusia 42 tahun itu.
Howe, yang sempat singkat melatih Burnley sebelum kembali ke Bournemouth pada 2012, sudah memimpin sekitar 500 pertandingan selama kariernya.
"Sisi pengalaman itu, seperti yang saya alami ketika pertama kali saya menggeluti pekerjaan ini. Saat muncul menghadapi manajer yang lebih berpengalaman, targetnya hanya satu yaitu memenangkan pertandingan. Tak peduli sudah berapa banyak pertandingan yang Anda jalani," Jelas Howe seperti dikutip Reuters.
"Dia menangani sebuah klub yang fantastis dengan pemain-pemain hebat dan dia punya pandangan dan filosofinya sendiri."
Bournemouth, urutan ke-14 di klasemen, bisa naik hanya dengan mengemas satu poin dari Arsenal yang menempati urutan ke-11. Sebaliknya, The Gunners memburu kemenangan pertamanya dalam tiga pertandingan.
Baca Juga: Arteta: Tundukkan Bournemouth Jadi Harga Mati buat Arsenal
Pertandingan antara Bournemouth versus Arsenal akan digelar di Dean Court, Kamis (26/12/2019) pukul 22.00 WIB.
Berita Terkait
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Bukayo Saka Kembali Latihan, Timnas Inggris Siapkan untuk Fase Krusial Piala Dunia?
-
Real Madrid Didesak Salip Arsenal Rekrut Rekan Calvin Verdonk Berbandrol Rp1 Triliun
-
Saingi Arsenal, Chelsea Ikut Ramaikan Perburuan Bintang Muda Maroko Ayyoub Bouaddi
-
Bikin Pemain Brasil Mati Kutu, Ayyoub Bouaddi Didorong Gabung Arsenal
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Manchester United Siapkan Rp2 Triliun Kejar Tanda Tangan Gelandang Dortmund
-
Kimmich Soroti Kesalahan Fatal Jerman usai Dikalahkan Ekuador di Piala Dunia 2026
-
Arema FC Pertahankan Adi Satryo dan Gianluca, Siapkan Empat Kiper untuk Super League 2026/2027
-
4 Fakta Menarik Ketangguhan Turki Menjegal Dominasi Amerika Serikat di Piala Dunia 2026
-
Yuto Nagatomo Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Jadi Pemain Asia Pertama Tampil di 5 Edisi
-
Jerman Tumbang dari Ekuador di Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann Murka Soroti Disiplin Pemain
-
Jepang Ukir Rekor Spesial di Piala Dunia 2026 Usai Lolos ke Babak 32 Besar
-
Klasemen Akhir Grup E Piala Dunia 2026: Jerman Juara Grup, Pantai Gading Cetak Sejarah
-
Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, Jepang Hadapi Brasil, Belanda Tantang Maroko
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?