Suara.com - Pelatih anyar PSM Makassar, Bojan Hodak mengaku optimistis dapat membawa timnya menampilkan permainan yang terbaik bagi para suporter pada musim 2020 ini. Bojan juga yakin PSM bisa berjaya setelah melempem pada musim lalu.
Bojan mengatakan, dirinya merupakan pelatih profesional yang selalu fokus untuk membawa tim yang ditanganinya bisa disegani setiap lawan.
"Pak Munafri Arifuddin (CEO PSM) menjelaskan target dan visi klub (yang ingin dicapai musim ini) dalam lima menit, dan saya putuskan (setuju untuk melatih PSM)," buka Bojan saat resmi diperkenalkan sebagai pelatih baru PSM kepada publik di Makassar, Senin (6/1/2020).
"Saya jelaskan kalau saya bisa memberikan sesuatu bagi PSM musim ini, baik itu dari segi permainan maupun pencapaian pada akhir musim nanti," sambung pelatih berusia 48 tahun itu.
Mantan pelatih Timnas Malaysia U-19 itu pun menjelaskan, sebelum bertemu CEO PSM, ia memang dalam kondisi free agent setelah kontraknya diputus PSSI-nya Malaysia.
Bojan juga mengakui bahwa ia memang mencari-cari potensi melatih tim baru yang memiliki karakter kuat dan merupakan tim besar.
Kenyataannya tak perlu waktu lama bagi Bojan untuk menganggur. Pelatih berpaspor Kroasia itu akhirnya dipinang PSM.
"Saya mencari tim kuat dan kebetulan saya lihat PSM bertanding beberapa waktu lalu. PSM masuk lima besar tim kuat di Indonesia dan selanjutnya bertemu pak Munafri Arifuddin," tukas Bojan.
Bojan Hodak ditunjuk sebagai pelatih baru PSM untuk menggantikan posisi Darije Kalezic yang tidak diperpanjang kontraknya oleh manajemen tim Juku Eja --julukan PSM Makassar.
Baca Juga: Raul Jimenez Menuju Manchester United? Ini Tanggapan Ole dan Nuno
Berita Terkait
-
Jean-Paul van Gastel Soroti Finishing PSIM Jelang Lawan PSM Makassar
-
Tinggalkan Persib di Akhir Musim? Bojan Hodak Buka Suara
-
Julio Cesar Absen Lawan Bali United, Bojan Hodak: Tidak Masalah
-
Eks PSM Bongkar Paspor Gate Pemain Keturunan Indonesia dan Alasan Tolak Jadi WNI
-
Bojan Hodak Berpotensi Cabut dari Persib Jika Hal Ini Tak Tercapai
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
Lionel Scaloni Puji Setinggi Langit Julian Alvarez, Sebut Penyerang Idaman Setiap Pelatih
-
Juventus Optimis Bisa Gaet Alisson Becker dari Liverpool
-
Digelontor 3 Gol Lawan Bhayangkara FC, Mauricio Souza Parkir Cyrus Margono?
-
Dikritik Pengamat Tak Bisa Main, Pelatih Brasil Pasang Badan untuk Shayne Pattynama
-
Kalahkan Vietnam 3-2, Timnas Indonesia Lolos ke Final Piala AFF Futsal 2026
-
Marc Klok Kirim Psywar Jelang Persib Bandung Lawan Bali United, Apa Itu?
-
Bernardo Tavares: Tekanan Ada di Persija, Mereka 3 Kali Tanpa Kemenangan
-
Lolos ke Final AFF 2026, Timnas Futsal Indonesia Ukir Rekor 4 Kali Beruntun
-
LaLiga Buka Peluang Main di Maroko, Javier Tebas: Mengapa Tidak?