Suara.com - Pemain tengah Persib Bandung Dedi Kusnandar menargetkan bisa tampil maksimal saat skuatnya melawat ke Malaysia guna melakoni turnamen Asia Challenge. Turnamen pra musim itu di gelar di Selangor, Malaysia (18/1/2020), mendatang.
Pemain asal Jatinangor, Sumedang itu mengatakan bisa turun di turnamen itu akan mengembalikan kondisi fisik yang sebelumnya menurun lantaran berkurangnya aktivitas di lapangan hijau usai Dedi dan kawan-kawan diliburkan pelatih kepala Persib Robert Rene Alberts.
"Pertama mengembalikan kondisi fisik. Kedua, targetnya yang pasti pengen hasil yang terbaik, pasti itu targetnya," beber Dedi usai latihan rutin di lapangan Arcamanik, Bandung, Senin (13/1/2020).
"Terpenting kami bisa kembali kerja sama tim sama mengenal pemain baru dan kondisi tim beda tim lagi. Apalagi di awal-awal pasti agak berbeda lah. Yang target paling utama sih itu. Tapi kalau hasil semua pasti pengen hasil yang baik di Malaysia," tambahnya.
Menurut pemain berusia 2i tahun itu, turnamen yang diikuti Persib tentu sangat positif bagi dirinya. Pasalnya, Dedi cukup banyak dicadangkan di ajang kompetisi Liga 1 2019, walhasil ia ingin menambah menit bermainnya guna menjaga stabilitas permainannya di lapangan hijau.
"Ya pasti nambah menit bermain juga nanti. Apalagi di musim kemarin agak kurang jadi sekarang saya manfaatin di Malaysia ini untuk menambah menit bermain," tukasnya.
Dedi tercatat hanya bermain sebanyak 18 kali pertandingan dengan total waktu bermain selama 1.047 menit bermain di kompetisi Liga 1 2019, kemarin.
Pangeran Biru--julukan Persib, akan melawan tiga klub, Selangor FA (Malaysia), Hanoi FC (Vietnam) dan Bangkok United (Thailand) di turnamen Asia Challenge nanti.
Kontributor : Aminuddin
Baca Juga: Simak 7 Fakta Menarik Ernesto Valverde Selama Karirnya Melatih Barcelona
Berita Terkait
-
Marc Klok Sebut Laga Lawan Sabah FC dan Bali United Penting untuk Persib
-
Selama Ini Diam! Robert Rene Alberts Kasih Penjelasan Lengkap Soal Sengketa dengan Persib
-
Ferry Paulus Kabulkan Permintaan Persija Jamu Persib Duluan di Stadion GBK
-
FIFA Restui Awaydays di Super League, tapi Persija-Persib dan Arema-Persebaya Tak Masuk Hitungan
-
Kronologi Lengkap Sengketa Persib vs Robert Rene Alberts yang Berujung Sanksi FIFA
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Pemprov Jateng Uji Bata Interlock, Bangun Rumah Lebih Cepat dan Hemat
-
Pemerintah Mau Ambil Dividen BUMN dari Danantara saat Utang Negara Cetak Rekor Tertinggi
-
Mulai 2027, Perusahaan Tak Bisa Lagi Sembunyikan Jejak Emisi Karbon
-
KPK Sita 1,3 Kg Emas dan Rp100 Juta dari Rumah Pegawai Pajak di Malang
-
Pihak Febrie Adriansyah Buka Suara Terkait Kematian Sutrimo dan Eksumasi Kepolisian
-
11 Kantor Pemerintah Dibakar di Puncak Papua, DPR Desak Pemerintah Bongkar Akar Kerusuhan
-
Rupiah Mandek di Rp17.877, Sentimen Pasar Makin Berat
-
Bikin Timnas Indonesia Berantakan, Patrick Kluivert Dilirik Jadi Asisten Xavi di Belanda
-
Jangan Keluar Saat Magrib! Kisah Mengerikan Urang Bunian Segera Hantui Bioskop
-
Empat Jam Terombang-ambing di Laut, Tangis Aula Pecah Saat Menemukan Sahabatnya Tak Bernyawa