Suara.com - Kapten PSS Sleman, Bagus Nirwanto, tidak bisa menyembunyikan kesedihannya atas ketiadaan Seto Nurdiantoro di posisi pelatih tim di Liga 1 2020.
Seperti diketahui, PSS Sleman memiliki pelatih baru untuk menghadapi musim 2020. Dia adalah mantan asisten Luis Milla dan Julio Banuelos, Eduardo Perez.
Bagus Nirwanto pun berterima kasih kepada Seto Nurdiantoro atas segala ilmu yang didapatnya selama tiga tahun berada dalam bimbingannya.
Ia berharap Seto Nurdiantoro mendapat kesuksesan di masa depan dan suatu saat bisa bekerja sama kembali.
"Tak terasa tiga musim bersama. Semoga ini menjadi yang terbaik coach. Dan terima kasih ilmu yang telah coach berikan selama ini," kata Bagus Nirwanto di Instagram pribadinya.
"Semoga bermanfaat bagi karier saya kedepan dan semoga bisa bersama lagi d masa yg akan datang, sukses selalu, coach @seto_nurdiyantoro," imbuhnya.
Keputusan PSS Sleman melepas Seto Nurdiantoro memang cukup mengejutkan, mengingat tim berjuluk Super Elang Jawa itu mampu tampil mengesankan di Liga 1 2019.
Bahkan, PSS Sleman yang dihuni para pemain kurang mentereng mampu finis di urutan ke-8 dan menjadi satu-satunya tim promosi yang bertahan di kasta teratas sepak bola Indonesia 2020.
Baca Juga: Ini Kriteria Pemain Timnas Indonesia yang Bakal Dipilih Shin Tae-yong
Berita Terkait
-
Eduardo Perez Gantikan Seto, Akun Resmi PSS Sleman Ngetwit Begini
-
Resmi, Eks Asisten Luis Milla Jadi Pelatih Baru PSS Sleman
-
PSS Sleman Resmi Datangkan Mantan Pemain Espanyol B
-
Geger! Mayat Bergelang PSS Sleman Membusuk di Pantai Alas Purwo
-
Namanya Mirip Vokalis Megadeth, Dave Mustaine: Ini Bukan Pemberian Ayah
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Sistem AHWA Disepakati, Ribuan Muktamirin Padati Pleno Penentuan PBNU
-
Kenali Sebelum Salah Ucap! 5 Kata Kasar dalam Bahasa Batak dan Artinya
-
Saat AI dan Teknologi Digital Bisa Membuka Akses Kesehatan hingga ke Pelosok Indonesia
-
Standar Rekrutmen Makin Tinggi, Mengapa Gaji Tak Ikut Mengimbangi?
-
Eksplorasi Cita Rasa Kopi Dunia: Mengenal Karakter Unik Biji Kopi Yirgacheffe
-
4 Rekomendasi Cushion Travel Size Praktis Muat di Tas Kecil
-
Warna Lipstik Mauve vs Plum, Mana yang Cocok untuk Kulit Indonesia?
-
Review Film Chiikawa the Movie: Misi Berbahaya Chiikawa di Pulau Duyung
-
Hendri Satrio Soroti 12 Ribu Peserta Merdeka Run: Jangan Dianggap Dukungan Politik
-
Bukan Tak Laku, Ini Alasan Calon Emiten Menunda IPO