Suara.com - Hingga pekan ke-22 bergulirnya Liga Inggris musim 2019/20, kesaktian Liverpool belum memudar. Tim besutan Jurgen Klopp hingga saat ini belum sekalipun menelan kekalahan.
Dari 21 pertandingan yang dilakoni, dan masih menyisakan satu laga tunda, Liverpool kini kokoh di puncak klasemen sementara Liga Inggris. Mengantongi 61 poin, The Reds unggul 14 poin dari pesaing terdekatnya, Manchester City yang mengoleksi 47 poin.
Akhir pekan ini, kesaktian Liverpool akan kembali diuji. The Reds akan menjamu Manchester United di Anfield, Minggu (19/1/2020).
Manchester United sendiri hingga kini bisa dikatakan belum menemukan pola permainan terbaik. Meski masuk dalam golongan klub raksasa Eropa, United saat ini masih tercecer di posisi lima dengan koleksi 34 poin dari 22 laga.
Di klasemen sementara, United memang tertinggal 27 poin dari Liverpool. Akan tetapi, pasukan Jurgen Klopp tetap wajib mewaspadai tim besutan Ole Gunnar Solskjaer karena MU punya peluang menjadi tim pertama yang mengalahkan Liverpool.
Peluang yang dimiliki United di laga kontra Liverpool akhir pekan ini bukan omong kosong belaka. Tercatat, ada tiga alasan mengapa Setan Merah dianggap tim yang sangat berpeluang untuk memberikan kekalahan pertama bagi The Reds.
1. Manchester United Ahli dalam Memutus Rekor
Terlepas dari performa dan posisi di klasemen saat ini, duel Manchester United versus Liverpool selalu menjadi laga yang ditunggu-tunggu pecinta sepak bola.
Di pertemuan pertama kedua tim yang berlangsung di Old Trafford pada 20 Oktober 2019, United nyaris mengalahkan Liverpool. Dalam laga itu United unggul lebih dulu lewat gol Marcus Rashford di menit 36. Namun lima menit jelang berakhirnya waktu normal, tiga poin yang sudah digenggam United lepas setelah Adam Lallana menundukkan David de Gea di menit 85.
Baca Juga: Liverpool Vs Man Utd, Peran Rashford Masih Tanda Tanya
Melirik sejarah, Setan Merah juga dikenal sebagai tim yang ahli dalam mengakhiri tren tak terkalahkan lawan di Liga Inggris. Diantaranya ketika United memutus rekor 49 kemenangan beruntun Arsenal besutan Arsene Wenger dan mengakhiri catatan 40 kemenanan beruntun Jose Mourinho bersama Chelsea di tahun 2005.
Liverpool sendiri saat ini tercatat belum terkalahkan di 38 pertandingan Liga Inggris, dan menempati urutan ketiga sejarah kemenangan beruntun terbanyak Liga Inggris setelah Arsenal dan Chelsea.
2. Catatan Klopp Kontra MU Tak Sebaik yang Dikira
Sejak ditunjuk sebagai manajer Liverpool pada Oktober 2015, Jurgen Klopp sudah delapan kali menghadapi Manchester United di Liga Inggris. Dari delapan pertemuan itu, Klopp membukukan lima hasil imbang, dua kekalahan dan hanya satu kemenangan.
Kemenangan tersebut diraih Liverpool pada Desember 2018 dengan skor 3-1. Kemenangan yang kala itu mengakhiri rezim Jose Mourinho di Old Trafford.
Sejak Ole Gunnar Solskjaer mengambil alih, rekor Klopp menghadapi Setan Merah juga tidak membaik. Di pertemuan terakhir kedua tim pada 20 Oktober 2019, Klopp harus puas membawa pulang satu poin dari Old Trafford.
Berita Terkait
-
Wataru Endo Mundur dari Jepang, Rekan Setim Kevin Diks Jadi Penggantinya
-
Eks Asisten Erik ten Hag Selangkah Lagi Jadi Pelatih Baru Klub Portugal
-
Putra Djibril Cisse Resmi Teken Kontrak Profesional bersama Liverpool
-
Ruben Amorim Masuk Daftar Kandidat Pelatih Incaran AC Milan
-
Joe Cole Dorong Chelsea Rekrut Marcus Rashford setelah Barcelona Mundur
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti