Suara.com - Manajer Manchester City Josep 'Pep' Guardiola meminta para pemainnya untuk tampil penuh ketenangan di derby Manchester, Kamis (30/1/2020) dini hari WIB. Manchester City akan menjamu Manchester United di leg kedua babak semifinal Piala Liga Inggris.
Seperti diketahui, Manchester City sangat berpeluang melaju ke final Piala Liga Inggris musim ini mengingat kemenangan mereka di leg pertama. Pada 8 Januari kemarin, City menang telak 3-1 atas Manchester United di Old Trafford.
Dalam laga tersebut City unggul 0-3 di babak pertama lewat gol Bernardo Silva di menit 17, Riyad Mahrez di menit 33 dan gol bunuh diri Andreas Pereira di menit 39.
Satu-satunya gol balasan Setan Merah dalam laga itu dicetak oleh Marcus Rashford pada menit 70.
"Saya tahu fans penting. Saya tahu apa yang mereka rasakan. Saya mencoba untuk tenang dan tidak terlalu terbawa dengan pertandingan (derby Manchester). Karena terkadang hal itu akan membuat Anda melupakan apa yang harusnya dilakukan, dan saya ingin fokus kepada kemenangan," kata Guardiola.
"Saya berkata kepada para pemain di leg pertama untuk tenang karena kami berhasil mencipta banyak peluang. Peluang kami (ke final) sangat terbuka dan para pemain memiliki kualitas untuk membuktikan itu semua."
"Di pertandingan semacam ini, yang terpenting adalah tenang dan fokus."
"Saya tidak berpikir pertandingan ini bisa dimenangkan dengan energi atau karena ini laga derby yang wajib dimenangkan. Hal itu justru akan menghambat."
Meski berada di atas angin, Guardiola tidak ingin memandang United sebelah mata. Menurutnya, United masih mungkin membalikkan keadaan mengingat kualitas pemain yang mereka miliki.
Baca Juga: MU Bantai Tim Kasta Bawah, Solskjaer Tatap Derby Manchester penuh Optimisme
Satu hal yang sangat diwaspadai Guardiola dalam laga kali ini adalah serangan balik cepat Setan Merah.
"Kami harus melakukan pendekatan dengan cara yang tepat. Cara bagaimana kami ingin bermain dan mencapai babak final. Itu impian kami," ujar Guardiola seperti dikutip dari laman resmi klub.
"Di lini depan, mereka juga memiliki (pemain) kualitas di lini tengah, khususnya dengan Mata dan Lingard. Mereka menyerang sangat cepat. Mungkin mereka tidak diperkuat Rashford, tapi mereka masih memiliki Martial dan James," sambungnya.
"Mereka juga punya Greenwood di lini tengah. Untuk set piece, mereka punya Lindelof, Maguire dan Matic. Pertahanan mereka juga kokoh dengan kehadiran Wan-Bissaka dan Shaw. Penjaga gawang mereka juga kaliber internasional."
"Ketika mereka bertahan, mereka bisa berlari cepat. Kami pernah merasakan (kecepatan serangan balik) itu, bukan hanya di Liga Inggris. Semuanya sama persis seperti musim lalu ketika United ditukangi Mourinho."
Berita Terkait
-
Badai Cedera Manchester United: Perkembangan Pemulihan Matthijs de Ligt Berjalan Lambat
-
Cerita Wayne Rooney: Lagi Kesal dengan Sir Alex Eh Lihat Kelakuan Anomali Diego Maradona
-
3 Wakil Inggris vs 3 Klub Laliga, Siapa Lolos ke Perempatfinal Liga Champions?
-
Prediksi Superkomputer Hasil Drawing 16 Besar: Arsenal Favorit Juara, Real Madrid Tersingkir
-
Pertama Dalam Sejarah! Kumandang Azan Bergema di Old Trafford Markas Manchester United
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Piala Dunia 2026 Terancam, FIFA Respons Serangan AS-Israel ke Iran
-
Serangan AS-Israel ke Iran: Dentuman Keras di Riyadh, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?
-
Penyelamatan Krusialnya Jadi Kunci, Lille Pamerkan Aksi Heroik Calvin Verdonk
-
Terungkap! Maarten Paes Blak-blakan Soal Peran Penasihat Teknis PSSI di Balik Transfernya ke Ajax
-
Alasan Ivar Jenner Tiba-tiba Absen dari Skuad Dewa United, Dibekap Cedera?
-
Serangan AS-Israel: Liga Iran Resmi Dihentikan, Pemain Asing Pilih Angkat Kaki
-
Media Italia Klaim Jay Idzes Sebagai Rekrutan Terbaik Sassuolo Musim Ini
-
Maarten Paes Gantungkan Harapan ke John Herdman: Timnas Indonesia Harus Naik Level Dunia
-
Viking Ajak 193 Anak Yatim Nonton Persib, Doa Jadi Kekuatan Tambahan
-
Nova Arianto Gelar TC Timnas Indonesia U-20, Muncul Penyerang Keturunan Australia