Suara.com - Nasib kurang beruntung sedang mendera Pele saat ini. Legenda sepak bola Brasil itu dilaporkan mengalami depresi berat akibat penyakit yang dideritanya.
Melansir dari Independent, kondisi kesehatan Pele belakangan ini cukup memburuk. Akibatnya, ia tak bisa berjalan dan hanya mengurung diri di dalam rumah, bahkan harus menggunakan kursi roda untuk mobilitasnya sehari-hari.
Usut punya usut, Pele mengalami masalah pada pinggulnya. Sempat menjalani operasi, kondisi kesehatan mantan pemain bernama lengkap Edson Arantes do Nascimento itu nyatanya tak juga membaik.
Kabar buruk tersebut turut diakui oleh anak Pele bernama Edinho. Dalam sebuah wawancara dengan TV Globo, Senin (10/2/2020), ia mengaku kesehatan ayahnya makin memburuk karena tidak mendapat perawatan yang layak soal penyakit pinggul tersebut.
''Dia sangat rapuh. Dia memiliki masalah pinggul dan tak memiliki perawatan yang ideal. Kondisinya saat ini membuatnya bermasalah dan itu telah memicu semacam depresi,'' ujar anak Pele yang bernama asli Edson Cholbi Nascimento itu.
''Bayangkan, dulu dia 'sang raja'. Dia sosok yang mengesankan dan hari ini dia tak bisa berjalan dengan baik. Dia malu, dia tidak ingin keluar, atau melakukan apa pun yang membuatnya meninggalkan rumah,'' imbuhnya.
Sebenarnya ini bukan kali pertama Pele sakit. Pada 2019, kolektor tiga trofi Piala Dunia itu sempat menjalani operasi pengangkatan batu ginjal di Rumah Sakit Albert Einstein, Sao Paulo, Brasil. Sebelumnya, ia juga pernah dirawat karena menderita infeksi saluran air kencing di sebuah rumah sakit di Paris, Perancis.
Sementara itu, Pele menghabiskan kariernya bersama Santos sebelum akhirnya hijrah ke New York Cosmos pada 1970-an. Pria yang pada tahun ini genap berusia 80 tahun itu juga sempat bermain di empat edisi Piala Dunia, yakni 1958, 1962, 1966, dan 1970.
Baca Juga: Kondisi Kesehatan Memburuk, Pele Stres
Berita Terkait
-
Kasus Anak di Sukabumi Meninggal Disiksa Ibu Tiri, Ibu Kandung Depresi karena Diteror
-
Analisis Pola Depresi dalam Film Rumah untuk Alie: Luka Akibat KDRT
-
Buku Lost Connections: Depresi Tak Sekadar Masalah Otak, tetapi Cara Hidup
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati: Alasan Bertahan di Balik Depresi
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
Terkini
-
Penyelamatan Krusialnya Jadi Kunci, Lille Pamerkan Aksi Heroik Calvin Verdonk
-
Terungkap! Maarten Paes Blak-blakan Soal Peran Penasihat Teknis PSSI di Balik Transfernya ke Ajax
-
Alasan Ivar Jenner Tiba-tiba Absen dari Skuad Dewa United, Dibekap Cedera?
-
Serangan AS-Israel: Liga Iran Resmi Dihentikan, Pemain Asing Pilih Angkat Kaki
-
Media Italia Klaim Jay Idzes Sebagai Rekrutan Terbaik Sassuolo Musim Ini
-
Maarten Paes Gantungkan Harapan ke John Herdman: Timnas Indonesia Harus Naik Level Dunia
-
Viking Ajak 193 Anak Yatim Nonton Persib, Doa Jadi Kekuatan Tambahan
-
Nova Arianto Gelar TC Timnas Indonesia U-20, Muncul Penyerang Keturunan Australia
-
Manchester United vs Crystal Palace: Setan Merah Pincang, 4 Bintang Masuk Ruang Perawatan
-
5 Pemain Muda Super League yang Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia