Suara.com - Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone tak bisa menyembunyikan rasa sukacitanya usai membawa Los Colchoneros mengalahkan Liverpool 1-0, pada laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2019/2020 di Estadio Wanda Metropolitano, Madrid, Rabu (19/2/2020) dini hari WIB.
Pelatih asal Argentina berjuluk El Cholo itu mengaku bangga Atletico bisa mempecundangi Liverpool yang merupakan juara bertahan Liga Champions, yang disebutnya sebagai 'tim fenomenal'.
Atletico sendiri menang berkat gol cepat Saul Niguez saat laga baru berusia empat menit.
Setelah gol tersebut, strategi ultra-defensif cenderung 'parkir bus' khas Simeone berjalan mulus sebagaimana Liverpool sama sekali tak mencatatkan tembakan ke gawang sepanjang laga.
Tak tanggung-tanggung, Simeone mengklaim bahwa timnya sudah menang, bahkan sebelum para penggawa Atletico memasuki stadion yang delapan bulan lalu jadi saksi keberhasilan Liverpool menjuarai Liga Champions itu.
"Liverpool jelas berbahaya, mereka punya pemain hebat di semua penjuru lapangan. Namun, kami bisa menetralisir mereka sepanjang laga," buka Simeone seperti dimuat Tribal Football.
"Jadi, saya sangat bangga kami bisa mengalahkan sang juara bertahan Liga Champions. Seperti yang saya bilang sebelum pertandingan, Liverpool adalah tim fenomenal. Kami sangat puas bisa mengungguli mereka," sambung pelatih yang akan berusia setengah abad pada 28 April tersebut.
"Faktanya, tim saya sudah menang sejak kami tiba di jalan menuju stadion. Saya melihat para pemain yang sarat kepercayaan. Saya bangga pada para pemain," celoteh El Cholo.
"Kami menyaksikan bagian indah dari sepakbola. Pendukung dan tim ini berpadu menjadi satu," imbuhnya.
Baca Juga: Liverpool Tumbang, Klopp Ogah Tiru Gaya Berapi-api Simeone pada Leg Kedua
Simeone pun mengakui, atmosfer sehebat laga kontra Liverpool di Metropolitano baru pertama kali ia rasakan sejak ia melatih Atletico delapan tahun silam.
"Delapan tahun di sini, tak pernah saya menyaksikan atmosfer semacam ini sepanjang pertandingan. Begitu emosional, sungguh luar biasa. 'Tenteram' adalah kata yang terlintas di kepala saya sekarang," bebernya.
Meski demikian, Simeone sadar Atletico belum memenangkan trofi apapun, dengan kepastian lolos ke babak delapan besar masih harus ditentukan di Anfield tiga pekan mendatang.
"Kami akan tetap membumi karena masih ada laga leg kedua di Liverpool. Tapi, kemenangan melahirkan kemenangan. Cara terbaik untuk merasakan kekuatan adalah menang dan kami berhasil melakukannya di leg pertama ini. Malam ini adalah kemenangan penting bagi tim ini," pungkas eks gelandang andalan Timnas Argentina itu.
Berita Terkait
-
Liverpool Siapkan Tawaran untuk Bradley Barcola, PSG Dikabarkan Bidik Pengganti
-
Liverpool Pertimbangkan Maghnes Akliouche sebagai Alternatif Lebih Murah untuk Bradley Barcola
-
Arsenal Siapkan Strategi Khusus Datangkan Julin Alvarez, Viktor Gyokeres Jadi Opsi Tukar?
-
Barcelona Siapkan Opsi Alternatif di Tengah Sulitnya Negosiasi Julian Alvarez
-
Andoni Iraola Tebar Janji untuk Liverpool: Main Menyerangn dengan Intensitas Tinggi
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan