Suara.com - Juventus secara mengejutkan menelan kekalahan di markas Olympique Lyon. Berikut fakta - fakta menarik usai duel Lyon vs Juventus di leg pertama babak 16 besar Liga Champions.
Pada duel di Stadion Parque Olympique Lyonnais, Kamis (27/2/2020) dini hari WIB, Juventus kesulitan untuk melakukan serangan saat menghadapi Lyon.
Bahkan Espnfc mencatat tidak ada satu pun shot on goal yang dibuat Juventus dalam laga itu. Sementara Lyon menuntaskan laga tersebut dengan kemenangan 1-0 lewat gol Lucas Tousart di menit ke-31.
Ini adalah pertama kalinya bagi Juventis gagal membuat shot on target di Liga Champions sejak Oktober 2014 saat menghadapi Atletico Madrid.
Berikut sederet fakta menarik lainnya usai kemenangan Lyon atas Juventus di leg pertama babak 16 besar Liga Champions.
- Lyon mengalahkan Juventus di kompetisi Eropa untuk pertama kalinya, setelah kalah tiga dari empat pertemuan sebelumnya (Seri 1).
- Lyon memenangkan pertandingan pertamanya di fase knock out Liga Champions mereka sejak Februari 2012 (1-0 v Apoel Nicosia).
- Lyon tidak terkalahkan di kandang di Liga Champions dalam sembilan pertandingan berturut-turut (Menang 2 kali, Seri 7 kali). Ini adalah rekor terpanjang mereka sejak Desember 2006 (18 pertandingan - Menang 12, Seri 6).
- Juventus telah kalah melawan klub asal Prancis di Liga Champions untuk pertama kalinya sejak November 2009 - 2-0 melawan Bordeaux di babak penyisihan grup.
- Juventus telah lolos ke babak berikutnya lima dari 11 pertandingan di fase knock out Liga Champions setelah sempat kalah kalah di leg pertama, termasuk terakhir melawan Atletico Madrid di 16 besar musim lalu.
Berita Terkait
-
Deretan Rekor Tercipta usai Meksiko Lolos 'Sempurna' ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
-
5 Fakta Menarik Inggris Ditahan Ghana, Rekor Penguasaan Bola Tak Berbuah Kemenangan
-
Meksiko Hajar Korea Selatan, El Tri dan Taeguk Warriors Sama-sama Cetak Rekor Unik
-
Carlos Franca Resmi Tinggalkan Persijap, Gabung Klub Peserta Kualifikasi Liga Champions
-
Kutukan 24 Tahun Runtuh! 5 Fakta Kemenangan Inggris atas Kroasia di Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey