Suara.com - Bek sayap Persib Bandung Supardi Nasir mengaku tak mempermasalahkan laga kedua Liga 1 2020 timnya menghadapi Arema FC digelar tanpa penonton. Hal itu, lantaran wabah virus corona yang kini sudah masuk ke Indonesia.
Persib rencananya akan bertandang ke Arema FC guna menjalani laga kedua Liga 1 yang berlangsung di stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (8/3/2020), mendatang.
PSSI masih menunggu kebijakan pemerintah ihwal wabah virus corona atau Covid-19. Nantinya, PSSI kemungkinan akan mengambil keputusan ihwal kompetisi Liga 1 digelar tanpa penonton atau dihentikan sementara.
"Ya demi kemaslahatan kita ikutin, pengaruh atau tidak bagi kita atau Arema ya tetap nggak pengaruh, tetap kita ada penonton atau tidak misi kita sama tetap kita fokus ke tim kita," ucap Supardi setelah latihan rutin di stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Rabu (4/3/2020).
Kapten tim Persib itu mengatakan apapun keputusan yang diambil pemerintah harus menjadi pertimbangan PSSI yang membawahi operator Liga 1 PT Liga Indonesia Baru (LIB) apakah kompetisi Liga 1 akan digelar tanpa penonton atau dihentikan sementara.
"Ya itu setiap keputusan apa yang diputuskan sama pemerintah kita, itu kebaikan bersama, harus dukung karena ini bukan masalah yang sepele, tapi masalah serius. Namun bukan untuk menghentikan (Liga), tapi menunda ya," bebernya.
Akibat wabah Covid-19, beberapa kompetisi sepak bola di kawasan Asia Tenggara terpaksa harus diundur ataupun digelar tanpa penonton. Salah satunya, di Thailand, jadwal Liga 1 Thailand 2020 terpaksa diundur, dan baru dijadwalkan akan bergulir pada pertengahan April 2020.
Sementara itu di Vietnam, gara-gara virus corona, mereka harus menggelar laga perdana kompetisi divisi 1 Vietnam tanpa penonton.
Kontributor : Aminuddin
Baca Juga: Phillip Cocu: Wayne Rooney Kartu Truf Derby County Hadapi Manchester United
Berita Terkait
-
Persib Bandung dan Federico Barba Resmi Berpisah
-
Momen Langka Adam Alis hingga Ajat Sudrajat Berbagi Lapangan, Reuni Lintas Generasi Persib Bandung
-
Bomber Andalan Persib Jagokan Cristiano Ronaldo Angkat Trofi Piala Dunia 2026, Selain Brasil
-
Saddil Ramdani Optimistis Persib Bandung Mampu Bersaing di ASEAN Club Championship 2026/2027
-
Terlanjur Cinta, Arema FC Pilih 'Bajak' Hansamu Yama dari Persija Jakarta
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Piala Dunia 2026: Bintang Paraguay Terancam Skors 10 Laga Usai Kartu Merah Kontroversial
-
Jonathan Tah Makin Yakin Jerman Juara Piala Dunia 2026 Usai Lolos 32 Besar
-
Hasil Jepang vs Tunisia: Samurai Biru Mudah Cetak Gol Kilat di Babak Pertama
-
Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Kiper Curacao Eloy Room Pernah Juara Piala KNVB Bareng Kevin Diks
-
John Herdman Tak Sempat Nonton Piala Dunia 2026 Demi Timnas Indonesia
-
Comeback Dramatis Lawan Pantai Gading, Jerman Akhiri Kutukan 16 Tahun di Piala Dunia
-
Tahan Imbang Ekuador, Kiper Curacao Bikin Rekor 15 Penyelamatan di Piala Dunia 2026
-
Fakta Menarik Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026, Blue Wave Redam 28 Tembakan
-
Piala Dunia 2026: Kata-kata Brian Brobbey, Bantu Tambah Penderitaan Swedia
-
Piala Dunia 2026: Kisah Deniz Undav, dari Operator Mesin Laser Jadi Supersub Jerman