Suara.com - Gelandang jangkar Victor Wanyama telah resmi meninggalkan Tottenham Hotspur meski musim tengah berjalan. Wanyama resmi bergabung dengan klub MLS Amerika Serikat, Montreal Impact dengan status free transfer setelah jarang mendapatkan menit bermain di Tottenham.
Dikonfirmasi, pemain internasional Kenya berusia 28 tahun itu diikat kontrak berdurasi tiga tahun oleh Impact.
Wanyama akan segera bergabung dengan rekan-rekan setim barunya usai menyelesaikan tes medis dan izin internasionalnya diproses.
Wanyama pun mengutarakan kegembiraannya dapat bermain di bawah asuhan pelatih Impact, yakni legenda Arsenal dan Timnas Prancis, Thierry Henry.
"Saya sangat senang bergabung dengan klub yang menarik seperti Montreal Impact," kata Wanyama seperti dilansir GOAL International.
"MLS terus tumbuh setiap musim dan saya menantikan untuk memberikan dampak lebih lanjut kepada tim, kota dan liga ini di penjuru Afrika," sambungnya.
"Ketika saya berbicara dengan Thierry dan ia mengatakan kepada saya bahwa ia ingin saya bergabung dengannya di Montreal, saya tidak perlu berpikir dua kali," celoteh eks penggawa Southampton itu.
"Ia selalu menjadi pemain yang saya kagumi dan saya sangat senang mendapatkan kesempatan untuk bekerja dengannya, serta memainkan peran demi memastikan bahwa Montreal Impact memiliki musim yang lebih baik dan mudah-mudahan mencapai tahap akhir kompetisi," tukasnya.
Wanyama sendiri bergabung dengan Tottenham pada musim panas 2016 setelah tiga musim yang terbilang ciamik bersama Southampton.
Baca Juga: Phillip Cocu: Wayne Rooney Kartu Truf Derby County Hadapi Manchester United
Wanyama kemudian menjadi bagian penting di lini tengah Tottenham asuhan pelatih Mauricio Pochettino. Sayang, periodenya di Tottenham praktis lebih banyak diganggu cedera.
Wanyama total membuat 97 penampilan untuk Spurs selama empat tahun, dengan sebagian besar waktu bermainnya datang di musim pertamanya sebelum berkutat dengan cedera lutut.
Meski Tottenham mengalami masalah lini tengah di musim 2019/2020 ini, Wanyama hanya bermain empat kali di semua ajang.
Ya, pemain bertubuh gempal tersebut praktis memang tak masuk dalam rencana pelatih Tottenham saat ini, Jose Mourinho.
Berita Terkait
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Mulut Pedas Zlatan Ibrahimovic Bikin Thierry Henry Melongo saat Siaran Piala Dunia 2026
-
Ronaldo Melempem dan Portugal Loyo, Thierry Henry Sebut Terlalu Egois
-
Dicap Egois, Statistik Cristiano Ronaldo Jeblok di Laga Portugal vs DR Kongo
-
Kritik Tajam Thierry Henry untuk Cristiano Ronaldo: Jangan Kemaruk!
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar
-
Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi
-
4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
-
Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
-
Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil
-
Belanda vs Maroko: Ronald Koeman Janji Oranje Tetap Tampil Ofensif
-
Kondisi Jepang Jelang Lawan Brasil, Punya Lebih Dari Cukup Modal Bawa Kemenangan
-
Jelang Hadapi Argentina, Kapten Cape Verde Ryan Mendes Tersandung Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Dua Dekade Berlalu, Timnas Jepang Kini Lebih dari Siap Revans Brasil di Piala Dunia 2026