Suara.com - Persib Bandung menumbangkan tuan rumah Arema FC dengan skor 2-1 pada laga pekan kedua Liga 1 2020 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Minggu (8/3/2020).
Kemanangan ini pun mengakhiri catatan 11 tahun Persib yang tidak pernah menang di markas Arema FC.
Pelatih Persib, Bandung Robert Alberts pun menyatakan puas dan senang atas kemenangan pertama Maung Bandung --julukan Persib-- di kandang tim Singo Edan --julukan Arema FC-- dalam kurun waktu 11 tahun terakhir.
Pelatih kawakan asal Belanda itu menyebut bahwa dirinya memang memiliki rekor yang bagus saat tim yang dibesutnya berlaga di Kanjuruhan.
"Saya punya rekor yang bagus di Kanjuruhan, dan merasa senang saat bersama tim lain di sini. Kini saya membawa Persib menang di markas Arema setelah 11 tahun, jadi saya sangat puas. Itulah sepakbola dan itu pekerjaan saya," sesumbar Roberts seperti dimuat Antara.
Robert menambahkan, anak-anak asuhannya harus bekerja ekstra keras menghadapi Arema FC yang bermain agresif di depan publiknya sendiri.
Diakuinya, untuk memenangkan laga kali ini, Persib juga membutuhkan keberuntungan.
"Saya masih punya kenangan manis bersama Arema di Malang yang tidak akan pernah saya lupakan. Ini adalah pertandingan, dengan sedikit keberuntungan, salah satu tim akan meraih kemenangan. Harus diakui, Persib juga butuh keberuntungan untuk menang kali ini," tukas Roberts yang memang pernah membesut Arema selama satu musim pada 2010 tersebut.
Di Kanjuruhan, gol awal Persib Bandung merupakan gol bunuh diri dari pemain Arema FC, Syaiful Indra Cahya pada menit ke-41.
Baca Juga: Menteri Olahraga Italia Minta Serie A Dihentikan, 3 Laga Tetap Kick-off
Tim tuan rumah kemudian dapat menyamakan kedudukan melalui tendangan penalti Elias Alderete, pada injury time babak pertama.
Pada babak kedua, tendangan penalti Wander Luiz membuat Persib unggul 2-1.
Dan hingga peluit akhir dibunyikan, kedudukan tersebut tidak berubah. Persib Bandung mengantongi tiga poin penuh pada pekan kedua Liga 1 2020.
Berita Terkait
-
Pulih dari Cedera, Marc Klok Siap Tampil saat Persib Bandung Hadapi Madura United
-
Berkat Persib dan Dewa United, Ranking Liga Indonesia Melesat Tajam
-
Dion Markx Debut Bersama Persib saat Kalahkan Persita, Ini Kata Bojan Hodak
-
Puji Kiprah Persib di Kompetisi Asia, AFC Siapkan Sanksi Berat untuk Maung Bandung
-
Alasan Hokky Caraka Jadi Kiper Dadakan, Ternyata Bukan karena Skill
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Jesus Casas Batal Latih Timnas Indonesia Berlabuh ke Klub yang Pernah Repotkan Persib Bandung
-
Rp986 Miliar vs Rp11 Triliun, Bodo/Glimt Bukti Si Kecil Bisa Menang Besar
-
Debut Gemilang Maarten Paes di Ajax Ternyata Menyisakan Rasa Sakit Hati Bagi Kiper Joeri Heerkens
-
Jay Idzes Masuk 10 Besar Bek dengan Sapuan Bola Terbanyak di Liga Italia
-
Bojan Hodak Waspadai Strategi Bertahan Madura United Saat Persib Bandung Kejar Poin Penuh Kandang
-
Pesta Gol di Bandarlampung, Paul Munster Puji Konsistensi Bhayangkara FC Tekuk Telak Semen Padang
-
Dejan Antonic Sebut Duel Semen Padang Lawan Bhayangkara FC Lucu Karena VAR Rusak dan Penalti
-
Manchester City Terancam Dikurangi 60 Poin Buntut 115 Dakwaan Finansial Premier League
-
Legenda Chelsea Terseret Sengketa Properti, Dilarang Gunakan Teras Rumah Rp60 Miliar
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan