Suara.com - Juara bertahan Liga Inggris Manchester City menelan kekalahan ketujuhnya musim ini. Melawat ke Old Trafford, Minggu (8/3/2020), tim besutan Josep Guardiola dibantai Manchester United dengan dua gol tanpa balas.
Dalam pertandingan itu, Manchester United memenangi laga lewat dua gol yang dicetak oleh Anthony Martial di menit 30 dan Scott McTominay di menit 90.
Menanggapi kekalahan itu, Guardiola mengaku tidak kecewa. Menurutnya, permainan anak-anak asuhnya sudah cukup bagus.
Hanya saja, sedikit kesalahan yang dibuat timnya berhasil dieksploitasi oleh anak-anak asuh Ole Gunnar Solskjaer.
"Secara keseluruhan, kami bermain bagus," kata Guardiola.
"Secara keseluruhan, saya pun puas. Level permainan kami tidak jauh berbeda dengan sebelumnya," sambungnya dikutip dari laman resmi klub.
"Di pertandingan seperti ini, kesalahan kecil membuat perbedaan. Kami tertinggal satu gol, gol yang seharusnya bisa kami hindari. Tapi di babak kedua kami juga bermain bagus."
Kekalahan tersebut bukan pertama kalinya bagi Guardiola. Tercatat, sejak Solskjaer mengambil alih kepemimpinan di Old Trafford, kekalahan itu menjadi kekalahan ketiga Guardiola dari manajer asal Norwegia tersebut.
Tercatat, dari empat pertemuan di Liga Premier Inggris dan Carabao Cup, United besutan Solskjaer berhasil memetik tiga kemenangan. Sementara Man City hanya satu kali.
Baca Juga: Manchester United Berjaya di Derby, Ole Kembali Puji Habis Bruno Fernandes
Pertama, MU mengalahkan Man City 2-1 di Etihad Stadium, Desember 2019 lalu di paruh pertama Premier League. Setan Merah lalu menelan kekalahan 1-3 pada duel leg pertama Carabao Cup, tapi berhasil menang 1-0 di Etihad Stadium. Kemenangan 2-0 kemarin melengkapi catatan tersebut.
Gagal meraup tambahan tiga poin, Manchester City bertahan di posisi dua klasemen dengan 57 poin dari 28 pertandingan. Sementara United yang kini mengantongi 45 poin beranjak ke posisi Lima klasemen sementara Liga Inggris.
Tag
Berita Terkait
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Chelsea vs AC Milan di GBK, Erick Thohir Nantikan Duel Man United Kontra Persija, PSG Lawan Persib
-
Seru! Fabrizio Romano vs Florian Plettenberg Saling Serang Gegara Yan Diomande
-
Manchester United Dekati Tchouameni, Madrid Siap Jual 68 Juta Poundsterling
-
Jose Mourinho Dikabarkan Ngamuk Usai Aurelien Tchouameni Menuju Manchester United
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan