Suara.com - Penyebaran virus corona di Indonesia sudah mulai berimbas pada beberapa pertandingan sepak bola di Tanah Air. Setelah laga pekan kedua Liga 1 2020 antara Persija Jakarta vs Persebaya Surabaya ditunda, pertandingan PSM Makassar melawan Kaya FC Iloilo di Piala AFC 2020, Selasa (10/3/2020) juga disorot menyusul penyebaran virus corona.
Meski tidak sampai ditunda, pertandingan PSM vs Kaya yang berkesudahan dengan skor 1-1 digelar di stadion kosong alias tidak dihadiri penonton. Tak ada suporter, secara tidak langsung hal itu mempengaruhi pertandingan. Khususnya bagi kubu tuan rumah, PSM Makassar.
Motivasi para pemain sedikit berkurang karena tidak adanya suntikan semangat dari penonton. Meski demikian, Pelatih PSM Bojan Hodak tidak mau ambil pusing.
Menurutnya, keputusan itu sudah dibuat oleh pemerintah. Hodak pun tidak mau mencampuri karena PSM wajib fokus ke pertandingan.
"Kalau masalah corona itu masalah di luar kendali kita dan biarkan saja ini pemerintah yang urus, karena kita selalu ada di dalam kesibukan banyak hal. Seperti di pesawat, di mana-mana, dan kadang-kadang sampai di hotel pun kita lupa apa itu virus corona," kata Hodak di Stadion Madya, Jakarta, Selasa (10/3/2020).
Sebagai informasi tambahan, Pemprov DKI Jakarta mengeluarkan kebijakan untuk sementara tidak menerbitkan izin menggelar keramaian, termasuk pertandingan sepak bola.
Menjamu Kaya FC Iloilo di stadion Madya, Jakarta, PSM Makassar pun tak luput dari imbas kebijakan tersebut. Akan tetapi PSM lebih beruntung dari Persija, karena pertandingan tetap digelar meski tanpa penonton.
Baca Juga: PSM Makassar Batal Menang di Senayan, Begini Reaksi Bojan Hodak
Berita Terkait
-
Igor Tolic Angkat Bicara Usai Ditunjuk Jadi Pelatih Persib Bandung
-
Persib Bandung Terancam Ditinggal Pilar Utama, Federico Barba Dapat Tawaran dari Liga Yunani
-
Muncul Kans Bojan Hodak Latih Persija Jakarta, Bagaimana Peluangnya?
-
Alasan Sebenarnya Bojan Hodak Tinggalkan Persib Akhirnya Terungkap
-
Kiprah Igor Tolic Saat Jadi Caretaker Persib di 3 Laga Sebelum Naik Jadi Pelatih Kepala
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
Terkini
-
Skuad Meksiko di Piala Dunia 2026, Kombinasi Magis Guillermo Ochoa dan Ketajaman Raul Jimenez
-
Debut Timnas Uzbekistan di Piala Dunia 2026, Ujian Berat Cannavaro di Grup Neraka
-
Timnas Iran Segera Kantongi Visa Jelang Piala Dunia 2026
-
Cedera, Lionel Messi Berlatih Terpisah jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Chelsea Incar Bek Juventus sebagai Pengganti Marc Cucurella
-
Persib Juara, Jordi Amat Tetap Anggap Persija yang Mainkan Sepak Bola Terbaik di Super League
-
Klub Jay Idzes Tertarik Boyong Legenda Timnas Italia untuk Jadi Pelatih Baru
-
Jelang Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday, Sandy Wash Sebar Kabar Bahagia Bersiap Jadi Ayah
-
Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery Belum Pasti, Ini Penyebabnya
-
Nova Arianto Siapkan Rotasi, Sejumlah Pelapis Timnas Indonesia U-19 Disiapkan Lawan Timor Leste