Suara.com - Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer mengaku bahwa ia akan "memaklumi" bila kampanye alias musim 2019/2020 berakhir prematur atau berakhir lebih cepat akibat wabah virus Corona.
Virus Corona telah memengaruhi sebagian besar event olahraga di penjuru Eropa dan dunia, termasuk pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Europa 2019/2020 antara Man United melawan klub raksasa Austria, LASK.
Man United akan menatang tuan rumah LASK di Linzer Stadion, Linz, Austria dalam laga tertutup pada Jumat (12/3/2020) dini hari WIB nanti.
Ya, pemerintah Austria telah mengeluarkan keputusan kalau laga ini bakal dihelat tanpa penonton sebagai antisipasi penyebaran virus Corona.
"Tergantung para ahli untuk mengambil keputusan. Man United akan menjalani semua keputusan yang diambil, tidak ada komplain," buka Solskjaer dalam konferensi pers jelang pertandingan, seperti dilansir BBC, Kamis (12/3/2020).
"Saya akan memaklumi apabila musim ini harus dipersingkat. Sangat disayangkan, namun masalah kemanusiaan tetaplah yang utama. Lebih penting dari sepakbola," sambung pelatih berusia 47 tahun itu.
"Ya, perhatian utama haruslah kesehatan masyarakat umum dan keputusan apapun yang diambil akan kita dukung," tutur Solskjaer.
Sejumlah pertandingan leg pertama 16 besar Liga Europa memang akan dimainkan secara tertutup dini hari nanti, sedangkan pertandingan antara Sevilla vs Roma dan Inter Milan vs Getafe telah resmi ditunda.
"Tentu saja, ini adalah keadaan sulit - tidak hanya untuk sepakbola, tetapi di seluruh masyarakat," ucap Solskjaer.
Baca Juga: Persebaya Vs Persipura Jayapura, Misi Balas Dendam Mutiara Hitam
"Kami hanya harus melakukan apa yang diperintahkan dan melanjutkan permainan bila pihak berwenang berpikir itu yang harus kami lakukan," celoteh pelatih berpaspor Norwegia itu.
"Untuk leg pertama melawan LASK ini, mau tak mau kami harus menciptakan atmosfer kami sendiri di dalam tim, di dalam pertandingan," lanjutnya.
"Mereka (para pemain Man United) terbiasa berlatih, mereka menjalani laga uji coba tertutup ataupun latih tanding tanpa penonton. Ya, kami memang pernah beberapa kali menjalani pertandingan tertutup," ungkap Solskjaer.
"Apa pun itu, saya tidak ragu bahwa para pemain saya fokus dan siap tampil, bahkan bila tidak ada penonton di sana," tandas eks pelatih Molde itu.
Berita Terkait
-
Barcelona Siap Sikut MU dan Arsenal Demi Bintang Muda Bournemouth Rp1,4 Triliun
-
Matheus Cunha Samakan Magis Michael Carrick dengan Sir Alex Ferguson
-
Kabar Terkini Sir Alex Ferguson usai Dilarikan ke Rumah Sakit Jelang MU vs Liverpool
-
MU ke Liga Champions! Roy Keane Adu Debat dengan Gary Neville Soal Masa Depan Carrick
-
Hajar Liverpool, Manchester United Perpanjang Rekor Gila di Old Trafford Sejak 1984
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Berapa Kali Arsenal Pernah Lolos ke Final Liga Champions?
-
Buka Suara soal Dugaan Rasisme, Henry Doumbia: Saya Yakin dengan Apa yang Saya Dengar
-
Athletic Club Resmi Tunjuk Edin Terzic sebagai Pelatih Baru
-
Phil Foden akan Perpanjang Kontrak di Manchester City hingga 2030
-
Mikel Arteta Sebut Lolos ke Final Liga Champions sebagai Malam Terbaik dalam Kariernya
-
Declan Rice Semringah usai Bawa Arsenal ke Final Liga Champions, Kirim Pesan untuk Suporter
-
Penantian 20 Tahun, Mikel Arteta: Kami Kembali ke Final Liga Champions
-
3 Fakta Menarik usai Arsenal Lolos ke Final Liga Champions, Penantian 20 Tahun
-
Klasemen Grup B Piala Asia U-17 2026: Jepang di Puncak, Indonesia Tempel Ketat
-
Timnas Indonesia U-17 Menang Dramatis atas China, Keanu Sanjaya Jadi Penentu