Suara.com - Persib Bandung kembali menjalani latihan usai libur. Namun tim berjulung Maung Bandung harus menjalani latihan rutin lebih singkat lantaran terkendala cuaca.
Para pemain Persib kembali menjalani latihan rutin di tengah kompetisi Liga 1 2020 dihentikan sementara akibat wabah virus corona atau Covid-19.
Supardi Nasir dan kolega menggelar latihan singkat di stadion Siliwangi, Bandung, Kamis (19/3/2020). Saat latihan baru memasuki sekitar setengah jam, tim pelatih terpaksa harus menghentikan program latihan karena lapangan diguyur hujan deras.
Pelatih fisik Persib Yaya Sunarya membeberkan awalnya pemain Persib akan menjalani latihan normal seperti biasanya, tapi karena hujan deras terpaksa disudahi lebih awal.
"Ya latihan perdana setelah libur dua hari sejak dari Senin kemarin kita mulai lagi latihan start hari ini dengan adaptasi training dengan low intensity tapi baru 35 menit kurang lebih, ternyata cuaca hujan turun cukup deras sehingga diputuskan menutup sesi latihan," ungkap Yaya setelah latihan.
Kendala dialami Persib saat ini. Mereka kesulitan mencari tempat latihan karena beberapa fasilitas umum seperti tempat fitnes ataupun lapangan sepak bola di wilayah kota Bandung kini ditutup sementara. Hal itu sebagai upaya pencegahan penyebaran virus mematikan yang berasal dari Wuhan, Provinsi Hubei, Cina.
Yaya membenarkan kalau Persib tidak bisa menggunakan stadion Si Jalak Harupat, Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), hingga lapangan Lodaya untuk latihan. Walhasil mereka pun berlatih di stadion Siliwangi, milik Kodam III Siliwangi.
"Ada beberapa fasilitas publik yang tidak bisa kita pakai, jadi kami menghimbau kepada para pemain untuk melakukan aktivitas latihan yang biasanya mereka latihan di tempat fitnes jadi bisa latihan dirumah sendiri," jelasnya.
Persib mengawali latihan perdana itu tanpa didampingi pelatih kepala Robert Rene Alberts. Pelatih asal Belanda itu memutuskan pulang ke Malaysia untuk menemui anaknya dan baru balik lagi pada malam nanti.
Baca Juga: Wabah Corona Meluas, Shin Tae-yong Belum Bisa Buat Agenda Timnas Indonesia
"Seharusnya coach sudah terbang, tapi cancel jadi berangkat nanti malam," tukasnya.
Kontributor : Aminuddin
Berita Terkait
-
Ditanya Gabung Persib Bandung, Joey Pelupessy Tak Membantah: Kita Lihat Saja
-
Ambisi Besar Balsa Sekulic Bersama Persib Bandung, Tak Sabar Tampil di Kompetisi Asia
-
Mantan Petinggi Persib Bandung Ditunjuk Jadi Dirut Pos Indonesia
-
Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
-
Faktor X yang Bikin Persib Kalahkan Persija di Perburuan Mariano Peralta
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Istana Respons Putusan MK Soal Larangan MBG Pakai 20 Persen Anggaran Pendidikan
-
Target Indonesia Bebas Sampah 2027, Prabowo Perintahkan ASN dan BUMN Kerja Bakti Tiap Hari
-
Ulasan Novel Testimony of N: Ketika Kebohongan Menjadi Bentuk Perlindungan
-
Putusan MK soal Anggaran MBG Dinilai Masih Sisakan Celah hingga 2027
-
Bocah SD Diduga Jadi Korban Penganiayaan, Kini Jalani Operasi, Polisi Selidiki Kasusnya
-
Berapa Banyak Warga Sulsel Nikmati Program MBG? Ini Data Kementerian Keuangan
-
Usai Perry Warjiyo Mundur, Prabowo: Kita Harus Jadi Satu Tim yang Mendukung!
-
PN Jaksel Tolak Praperadilan Lodewyk Pusung, Status Tersangka Korupsi MBG Tetap Sah
-
Jatim Media Summit 2026: Ancaman Siber Mengintai Media dan Kreator, Keamanan Digital Jadi Keharusan
-
Mentan Luruskan Klaim Presiden Prabowo soal Penggilingan Padi Untung Rp2 Triliun per Bulan