Suara.com - PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi tetap melakukan antisipasi dan persiapan, jika nantinya Liga 1 dan Liga 2 kembali bisa berjalan di bulan Juli 2020. Saat ini, pihak PT LIB tengah menyusun rencana untuk kemungkinan tersebut.
Sebagaimana diketahui, PSSI telah memutuskan untuk menangguhkan kedua kompetisi hingga 29 Mei. Dalam hal ini, induk organisasi sepak bola nasional tersebut menyatakan situasi dari Maret hingga Juni sebagai force majeure.
PSSI sendiri menyatakan mengikuti arahan pemerintah. Artinya, apabila status darurat bencana wabah corona diperpanjang hingga lebih dari 29 Mei mendatang, maka kompetisi akan dihentikan.
Namun, jika pemerintah tidak memperpanjang status darurat tersebut, atau ketika keadaan dinilai sudah kondusif dan memungkinkan, maka PSSI memerintahkan PT LIB untuk segera menggelar lagi kompetisi di bulan Juli.
Direktur Utama PT LIB Cucu Somantri menyatakan mendukung penuh keputusan PSSI tersebut. Pihaknya sendiri menurutnya tetap melakukan persiapan dan antisipasi untuk menggelar kompetisi pada Juli nanti.
"Menilik dan memerhatikan kondisi saat ini, kami mendukung penuh keputusan tersebut. Kami mengikuti arahan Presiden RI terkait penyebaran virus corona, dan menghormati keputusan BNPB tentang perpanjangan status darurat bencana wabah penyakit akibat virus corona di Indonesia hingga 29 Mei 2020," kata Cucu.
"Kami juga akan mempersiapkan segalanya jika kompetisi Liga 1 2020 dan Liga 2 akan digelar kembali setelah tanggal 1 Juli 2020," jelasnya.
Menurut Cucu, yang jelas untuk saat ini, kesehatan pemain adalah hal yang utama. Oleh karena itu, pihaknya sendiri menurutnya akan menyusun rencana dengan sebaik-baiknya.
"Seperti yang kami informasikan ke publik beberapa pekan lalu saat extraordinary meeting yang diikuti seluruh manajer Liga 1 dan Liga 2, aspek kesehatan di atas segalanya. Itu harus diprioritaskan," pungkasnya.
Baca Juga: Persija Jakarta Hormati Keputusan PSSI Jika Liga Dihentikan karena Corona
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Comeback dari Cedera Panjang, Ini Komentar Bek PSIM Yogyakarta Asal Belanda
-
Malaysia Dibantai Thailand 0-8, Indonesia Lolos ke Semifinal Piala AFF Futsal Wanita 2026
-
2 Mantan Asisten Shin Tae-yong Kini Ramaikan Panggung Super League
-
Petinggi MU Dijatuhi Hukuman Usai Sebut Wasit FIFA Dipakai Mafia
-
Carlos Parreira Akui Kekuatan Persib Bandung, Tegaskan Madura United Tak Gentar
-
5 Kandidat Pemain Pria Terbaik di PSSI Awards 2026
-
PSSI Teledor! AFC Jatuhkan Denda Rp25 Juta Usai Timnas Indonesia U-23 Berlaga
-
Profil Anthony Lopes, Kiper FC Nantes yang Pura-pura Cedera Demi Rekan Setimnya Berbuka Puasa
-
Ole Romeny Masih Seret Gol, Pilihan Pertama Sebagai Timnas Indonesia Terancam
-
Siapa yang Bakal Jadi Pesepak Bola Pria Terbaik versi PSSI, Ini Kandidatnya