Suara.com - Bintang Paris Saint-Germain (PSG), Neymar, menjadi pemain yang ramai dikabarkan akan kembali ke Barcelona pada bursa transfer pada Januari 2020. Rumor ini diperkirakan pada memanas lagi pada bursa transfer musim panas mendatang.
Terkait situasi tersebut, mantan pelatih Timnas Spanyol, Vicente del Bosque, turut buka suara. Namun, ia ogah mengatakan bahwa transfer tersebut bagus atau tidak.
Del Bosque hanya memberikan penilaian pribadi terhadap Neymar. Ia menyebut eks pemain Santos itu sebagai salah satu pemain terbaik dunia, tetapi tidak dengan sikapnya.
Del Bosque menganggap Neymar sebagai pemain yang banyak menipu dan suka berpura-pura di lapangan. Ia juga kurang senang dengan cara Neymar kala meninggalkan Barcelona untuk bergabung PSG pada Agustus 2017 silam.
"Dia anak yang sulit. Bagi saya itu bukan contoh yang baik. Dan sebagai catatan, bagi saya dia hebat sebagai pemain. Jika Anda meminta saya memberi tahu siapa lima pemain terbaik di dunia, dia aman dalam daftar saya," kata Del Bosque kepada Mundo Deportivo.
"Tapi di lapangan dia gemar menipu, dia banyak berpura-pura. Dan juga, bagaimana dia meninggalkan Barcelona," imbuhnya.
Walau begitu, banyak pemain Barcelona yang menginginkan Neymar kembali. Bahkan sang kapten Lionel Messi sempat menyatakan kegembiraannya andai pemain asal Brasil itu kembali.
Namun, Del Bosque menyarankan petinggi klub untuk tidak terpengaruh ucapan pemain. Pria yang mengantarkan Spanyol menjuarai Piala Dunia 2010 itu meyakini bahwa mayoritas pemain akan memberikan komentar positif untuk pemain lain yang pernah menjadi rekan setimnya.
"Banyak temannya meminta dia kembali. Tetapi klublah yang harus memutuskan siapa yang akan didatanhkan dan siapa yang tidak," kata Del Bosque.
"Anda tidak harus memperhatikan apa yang dikatakan para pemain. Itu sudah jadi pekerjaan direktur olahraga dan sekretaris teknis," lanjutnya.
Baca Juga: Penggawa Timnas U-19 Tiru Metode Latihan Mandiri Pemain Luar Negeri
"Sangat sulit bagi seorang pemain untuk berbicara buruk tentang pemain lain yang pernah menjadi rekannya. Saya hampir tidak ingat siapa pemain yang melakukannya," imbuh pelatih 69 tahun itu.
Berita Terkait
-
Griezmann Komentari Latihan Firmino, Netizen: Selamat Datang di Liverpool!
-
Radomir Antic Meninggal Dunia, Atletico Madrid Berduka
-
Lawan Virus Corona, Xavi Sumbang Rp 17,7 Miliar bagi Tenaga Medis Barcelona
-
Barcelona Tetapkan Banderol Philippe Coutinho, Bagaimana Klub Peminat?
-
Lautaro dan Neymar, 2 Target Utama Barcelona di Bursa Transfer Mendatang
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Bahlil Ngaku IPK Kuliahnya 2,75, Candaan soal Gelar Doktor Bikin Peserta Musda Tertawa
-
Beruang Liar Ngamuk di Muratara, Dua Petani Karet Diserang Berturut-turut
-
Yield SBN Naik hingga 7,14 Persen, Purbaya Salahkan Konflik Timur Tengah
-
Buka Kaca Mobil di Istana, PM Thailand Balas Sambutan Pelajar dengan Gestur Jari Cinta
-
Sudaryono Copot 137 Kepala Dapur MBG, Penyebabnya Keracunan hingga Ngentit Uang
-
Seni Jathilan 'Gemparkan' Pasar Ngijon, Ketika Budaya Gerakkan Roda Ekonomi
-
Kabar Bagus! Harga Minyak Dunia Turun Usai AS - Iran Mau Berunding Lagi
-
15 Ide Lomba 17 Agustus yang Cocok untuk Semua Usia, Seru dan Tidak Membosankan
-
Berburu Kursi Empuk, Trik Pragmatis Golkar 'Anti-Oposisi' Demi Amankan Kekuasaan
-
Harda Tak Soal Isu Kenaikan Gaji Kepala Daerah, Jamin Tak Ada PHK PPPK