Suara.com - Kondisi penjaga gawang Persib Bandung Teja Paku Alam semakin membaik. Bahkan, cedera yang dialaminya beberapa waktu lalu bisa dibilang sudah pulih dan tinggal meningkatkan kebugaran.
Sebagaimana diketahui, Teja mengalami dislokasi pada bagian jari tangan kirinya saat melakukan pemanasan jelang laga pekan ketiga Liga 1 2020 kontra PSS Sleman, Minggu 15 Maret 2020 lalu. Sejak itu, Teja menjalani proses pemulihan dan berlatih secara terpisah, hingga akhirnya kompetisi Liga 1 2020 dihentikan sementara menyusul penyebaran virus corona.
Pemulihan kondisi Teja lebih cepat dari yang diperkirakan sebelumnya. Hal itu tidak lepas dari peran sang istri, Putri Umepal, yang berprofesi sebagai seorang dokter. Dengan kata lain, Teja punya dokter pribadi di rumah.
Diakui Teja, peran istri mempermudah dirinya dalam proses perawatan dan pemulihan. Ia pun tetap berkomunikasi dengan dokter tim, Rafi Ghani dan Fisioterapis Benidektus Adi Prianto.
"Kebetulan istri dokter jadi lebih bisa membantu, lebih memahami juga cara penyembuhan," kata Teja dikutip dari laman resmi klub, Senin 13 April 2020.
Kondisi sudah jauh lebih baik, Teja berlatih sendiri dan mulai merindukan pertandingan bersama Maung Bandung. Untuk bisa kembali berkumpul bersama rekan-rekannya, Teja berharap pandemi virus corona di Indonesia segera berakhir.
"Rindu sekali latihan bersama. Karena latihan mandiri dan bersama sangat berbeda. Kangen main juga apalagi posisi kita di atas saat ini," pungkasnya.
Hingga Senin (13/4/2020) siang, tercatat sudah 4241 orang terjangkit virus corona di Indonesia. Sebanyak 359 berhasil disembuhkan sementara 373 pasien meninggal dunia.
Untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sudah diberlakukan di DKI Jakarta sejak 10 April kemarin. Sementara di lima daerah di Jawa Barat, PSBB akan diberlakukan pada 15 April 2020.
Baca Juga: Virus Corona Jadikan Pemain Persib Ini Lebih Berbakti pada Orangtua
Berita Terkait
-
Sidang Memanas! dr Richard Lee Tuduh Doktif Minta Rp200 Miliar untuk Hentikan Perkara
-
Prabowo Mau Bikin Ambulans Udara, Dokter Bisa Terbang
-
Tak Ambil Pusing Bali United Ditekuk Sabah FC, Johnny Jansen Fokus Lawan Persib
-
Marc Klok Sebut Laga Lawan Sabah FC dan Bali United Penting untuk Persib
-
Bukan Cuma Jasad, Tanah Makam Sutrimo Juga Diambil untuk Pemeriksaan Forensik
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara