Suara.com - Qatar telah mendeteksi tiga lagi kasus virus corona di antara para pekerja stadion Piala Dunia. Pihak penyelenggara menyatakan jumlah yang terinfeksi di antara pekerja yang terlibat dalam konstruksi turnamen 2022 itu menjadi delapan.
Negara Teluk tersebut yang telah melaporkan tujuh kematian dari penyakit COVID-19 dan total 4.103 kasus setelah mengumumkan infeksi pertama pada pekerja stadion pada Rabu (156/4/2020).
Pembangunan stadion dan infrastruktur untuk menggelar turnamen tersebut terus berlanjut melewati krisis corona. Walau sejumlah sarana umum telah seperti masjid, parkir, serta restoran telah ditutup.
"Komite tertinggi untuk penyelesaian dan legasi (SC) telah mengkonfirmasi bahwa dua anggota yang bekerja untuk kontraktor SC telah dinyatakan positif COVID-19," kata penyelenggara sebagaimana dikutip Antara dari AFP, Jumat (17/4/2020).
"Sebagai tambahan, enam pekerja pada proyek SC telah dites positif."
Pada Rabu (15/4/2020) SC mengatakan bahwa staf di tiga dari tujuh stadion yang sedang dibangun dari awal untuk Piala Dunia 2022 telah terkena.
SC mengikuti panduan dari kementerian kesehatan untuk menanggapi kasus tersebut dan mereka semua yang terdampak akan terus dibayar dan mendapat layanan kesehatan gratis, tambah statement tersebut.
Waktu kompetisi, yang dijadwalkan digelar pada November dan Desember 2022, tetap tidak berubah oleh adanya pandemi virus corona yang telah memaksa ditangguhkannya kejuaraan sepak bola Eropa dan Olimpiade Tokyo. Keduanya sekarang akan berlangsung pada 2021.
Baca Juga: Lelang Jersey Ronaldo untuk Tujuan Mulia, Martunis Disorot Media Portugal
Berita Terkait
-
Qatar Ungkap Kemajuan Negosiasi AS-Iran, Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen
-
Jejak Kotor Wasit Final Piala Dunia 2026 Slavko Vincic: dari Narkoba hingga Prostitusi
-
Ledakan Keras Guncang Doha Qatar!
-
Di Kedubes Qatar, Sugiono Puji Warisan Sheikh Hamad untuk Dunia dan Indonesia
-
Prabowo Sambangi Kedubes Qatar, Sampaikan Belasungkawa Wafatnya Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan